Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Petani Tuding Gudang Tembakau Buka saat Sidak Saja

Jawanto Arifin • Sabtu, 5 September 2020 | 17:10 WIB
Photo
Photo
KOTAANYAR, Radar Bromo - Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo beberapa waktu lalu, menyatakan hampir semua gudang tembakau telah buka. Dari semua gudang yang disidak, rata-rata gudang mematok harga beli yang sama untuk tembakau. Yaitu, Rp 26 ribu–Rp 30 ribu per kilogram.

Namun, dimata petani, hasil dari sidak tersebut dituding kamuflase saja. Sebab gudang tembakau buka, lantaran saat disidak saja.

Fauzan salah seorang petani tembakau Asal Kotaanyar mengatakan, mulai Agustus lalu hingga beberapa hari ke belakang, gudang tutup. Karena itu, pedagang yang mengambil tembakau dari petani tidak membayarnya. Melainkan dibayar dengan janji.

"Kalau memang sudah buka, tentunya tembakau saya dibayar. Tetapi ini tidak. Tembakau saya dibeli dan katanya dibayar setelah gudang buka," jelasnya.

Menurutnya, dibukanya gudang saat sidak, hanya akal-akalan saja. "Biasanya begitu (buka saat dikunjungi orang penting)," ungkapnya.

Untuk saat ini, menurutnya akibat aksi petani beberapa waktu lalu membuat pihak gudang sudah melayani pembelian. Meskipun harganya jauh dari harapan petani. Petani berharap, harga bisa mencapai Rp 40 ribu perkikogramnya. "Tapi kami harap harganya bisa naik,” terangnya.

Sugito, Ketua Komisi II DRPD Kabupaten Probolinggo mengatakan, dalam sidak itu tidak ada settingan. Bahkan, pihaknya tidak ada kordinasi dengan para kepala gudang. Sehingga, pembukaan gudang yang ada memang murni dilakukan oleh para kepala gudang.

"Tidak ada settingan. Kami tidak berkoordinasi. Ini benar benar nyata dan sebagian sudah buka," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo menggelar sidak kepada gudang yang tidak hadir dalam undangan hearing. Ada empat gudang yang di datangi. Satu di antaranya tidak buka karena masih menunggu keputusan pabrikan. (sid/fun) Editor : Jawanto Arifin
#harga tembakau murah #sidak gudang tembakau #dprd kabupaten probolinggo #tembakau probolinggo #hearing tembakau