Bahkan, konvoi digelar dengan memakai knalpot brong. Mereka mengelilingi sekitar alun-alun kemudian menuju Kelurahan Patokan. Selain menggunakan motor berkenalpot brong, juga lengkat dengan baju sekolah yang telah di-pylox warna-warni.
Sepanjang jalan Patokan, motor yang bersuara keras itu diblayer-blayer. Padahal, perayaan kelulusan dengan konvoi telah dilarang oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Tetapi, rupanya larangan itu tidak berlaku bagi sebagian siswa.
Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Purwanto Sigit Raharjo mengatakan, kegiatan konvoi kelulusan itu tidak dibenarkan. Pihaknya akan berpatroli guna mengantisipasi kegiaran serupa yang dilakukan oleh siswa lain nantinya. "Yang pasti perayaan kelulusan dengan konvoi di jalan tidak dibenarkan," katanya.
Pria yang akrab disapa Sigit itu juga menjelaskan, pihaknya juga akan melakukan edukasi. Yaitu, tentang bagaimana tertib berlalu lintas. Juga meminta peran aktif guru dan pihak sekolah. "Kami berharap sekolah ke depan tidak ada lagi hal serupa. Selain berbahaya, kegiatan itu tidak ada manfaatnya," ungkapnya. (sid/fun) Editor : Jawanto Arifin