Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hasil Tracking Santri Temboro Tak Sampai 10 Orang

Jawanto Arifin • Minggu, 3 Mei 2020 | 11:00 WIB
Photo
Photo
KRAKSAAN, Radar Bromo - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo juga melakukan tracking pada santri 18 tahun yang positif korona dari klaster Temboro. Hasilnya, ada 10 orang yang kontak erat dengan pasien positif itu.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr Anang Budy Yoelijanto menjelaskan, santri asal Desa Tukul, Kecamatan Sumber, itu memang langsung dikarantina saat mudik. Sehingga, tidak banyak orang yang berinteraksi dengannya. Itulah mengapa, hasil tracking-nya juga tidak banyak. Tidak sampai 10 orang.

Saat datang ke Kabupaten Probolinggo, menurutnya, dia dijemput di Leces. Kemudian, langsung karantina di rumah pengawasan. Sehingga, tidak banyak yang berinteraksi dekat dengan santri tersebut.

”Tidak sampai 10 orang tracking-nya. Hanya lingkup keluarganya. Mereka hasil tracking, kini juga dikarantina,” terangnya.

Seperti yang pernah diberitakan, kasus positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Kabupaten Probolinggo bertambah, per 1 Mei 2020. Kasus ke-19 itu adalah remaja 18 tahun asal Desa Tukul, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo. ia terinfeksi korona dari klaster ponpes Temboro di Kabupaten Magetan. (mas/hn/fun) Editor : Jawanto Arifin
#covid 19 probolinggo #rapid test positif #ponpes temboro magetan #klaster magetan #virus corona probolinggo #satgas corona probolinggo