Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kompaknya TNI-Polri Jaga Keamanan di Wilayah Pasuruan

Jawanto Arifin • Rabu, 25 Desember 2019 | 09:00 WIB
Photo
Photo
PASURUAN, Radar Bromo - Aparat keamanan dan hukum di Pasuruan juga melakukan antisipasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selasa (24/12) jajaran TNI dan Polri bersama pemerintah daerah, menyisiri sejumlah lokasi. Aparat memastikan, selama Nataru nanti, kondisi di wilayah Pasuruan aman.

Dalam antisipasi ini, TNI dan Polri begitu kompak. Sedikitnya kepolisian dari Polres Pasuruan Kota dan Kodim 0819, mengerahkan 500 personel. Mereka nantinya akan ditempatkan di sejumlah lokasi. Mulai dari objek vital, jalur tol, tempat ibadah hingga lokasi keramaian.

Langkah antisipasi itu dilakukan sejak 23 Desember lalu. Kemarin, para petinggi dari jajaran Polres Pasuruan Kota dan Kodim 0819 dan jajaran pemerintah daerah, mengecek persiapannya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, lokasi pertama yang dikunjungi adalah exit tol Gempol-Pasuruan, Kebonagung. Nampak Kapolresta Pasuruan AKBP Dony Alexander, Dandim 0819 Letkol Arh Burhan Fajari Arfian dan PLt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo. Di exit tol Kebonagung, mereka bahkan ikut memantau arus yang keluar dan masuk.

Photo
Photo
AMAN: Personel kepolisian yang berjaga di gereja Padova, sebelum misa Natal. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Setelah exit tol, rombongan beralih ke tempat ibadah umat Nasrani. Diantaranya gereja Elkana dan gereja Padova di terminal lama. Rombongan lainnya ikut menyisiri sejumlah tempat ibadah lainnya. Aparat melakukan sterilisasi sebelum misa Natal digelar.

Menurut kapolresta Pasuruan AKBP Dony Alexander, antisipasi ini merupakan bagian dari oprasi Lilin Semeru 2019. “Ini bentuk kesiapsiagaan kami sampai tahun baru berlangsung. Bukan hanya keamanan tempat ibadah maupun obyek vital. Tapi juga untuk menciptakan rasa aman, yang mengarah pada unsur ketertiban di Pasuruan. Termasuk kejahatan jalanan unsur teror, narkotika, miras, balapan liar dan kejahatan,” beber eks Kapolresta Malang tersebut.

Hal yang sama diunghkapkan Dandim Letkol Arh Burhan Fajari Arfian. Dia menyebutkan, TNI dan Polri siap mengamankan Pasuruan. “Kami meyakinkan bahwa Pasuruan benar-benar aman. Ini merupakan langkah deteksi dan cegah dini, kemungkinan untuk aksi teror sampai dengan tahun baru nanti,” beber Dandim.

Selama antisipasi ini, aparat keamanan juga banyak dibantu pemerintah daerah, termasu organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. “Satu gereja dijaga 10 personel Polri dan 5 TNI. Kami juga dibantu tim relawan, seperti Banser dari NU dan Kokam dari Muhammadiyah,” terang Dony Alexander. (ube/fun) Editor : Jawanto Arifin
#libur nataru #kodim 0819 #pengamanan nataru #polres pasuruan kota