SOBAT Desain, setiap kali sebuah logo terpilih dari hasil sayembara pastilah akan menjadi pusat perhatian. Minimal bagi para peserta yang sudah ikut berkompetisi dalam event tersebut.
Kontroversi dan kritik akan datang sebagai uji publik desain sang pemenang. Hal ini muncul karena semua orang mempunyai selera desain yang berbeda.
Begitu pula dengan masyarakat awam, akan lebih bisa menerima dari hasil kompetisi. Tentu bakal berbeda dengan masyarakat komunitas desain.
Kontroversi akan selalu ada. Celah kesalahan akan menjadi bahan bully-an. Untuk itu Sobat Desain harus taat aturan lomba, diantara tidak meniru karya orang lain.
Hadirnya Google Lent yang bisa mendeteksi kemiripan desain akan mempermudah mengidentifikasi karya Sobat dari level plagiat hingga detail.
Logo-logo yang diputuskan menjadi pemenang akan menyedot perhatian audien umum. Apalagi hasil karya sayembara tinggat nasional, maka masyarakat akan memeriksannya dengan teliti.
Nah Sobat Desain, logo HUT Kemerdekaan RI ke-80, yang didesain oleh Bram Patria Yoshugi, telah menuai kritik dan pujian. Sebagian masyarakat menganggap desainnya biasa saja. Bahkan ada yang menyebutnya mirip karakter kartun Keroppi.
Namun, ada pula yang mengapresiasi makna filosofis yang terkandung dalam logo, yaitu persatuan, keberlanjutan, dan semangat menuju Indonesia Maju.
Diantara Kritik yang ada yaitu:
Desain Kurang Berkesan:
Banyak yang merasa desain logo kurang menggambarkan semangat kemerdekaan yang seharusnya lebih kuat dan berkarakter.
Mirip Karakter Kartun:
Beberapa netizen menyoroti kemiripan logo dengan karakter Keroppi, yang dianggap mengurangi kesan sakral dan serius dari sebuah logo peringatan nasional.
Kurang Ekspresif:
Beberapa pihak berpendapat bahwa logo kurang mampu mengekspresikan semangat kemerdekaan dan cita-cita bangsa Indonesia.
Akan tetapi Sobat Desain sekalian, desain logo 80 HUT RI juga mendapat pujian diantaranya:
Makna Filosofis:
Logo mengandung makna filosofis yang kuat, seperti persatuan, keberlanjutan, dan semangat menuju Indonesia Maju.
Elemen Persatuan:
Bentuk angka 8 dan 0 yang saling terhubung melambangkan persatuan dan kedaulatan sebagai fondasi bangsa.
Kesejahteraan Rakyat:
Garis merah pada logo melambangkan kesejahteraan rakyat dan komitmen pemerintah untuk pemerataan kesejahteraan.
Nah, Sobat Desain, Logo HUT Kemerdekaan RI ke-80 memunculkan perdebatan hangat di masyarakat.
Meskipun ada kritik terhadap desain visualnya, logo ini juga memiliki makna filosofis yang mendalam.
Pada akhirnya, penilaian terhadap logo ini bersifat subjektif, tergantung pada persepsi masing-masing individu. Bagaimana menurut Sobat Desain? (asa/fun)
Editor : Abdul Wahid