Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Desain Stiker dengan Teknik Negatif dan Positif Film

Jawanto Arifin • Sabtu, 17 Desember 2022 | 16:42 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI
Oleh: Achmad Syaifudin, Desain Grafis Jawa Pos Radar Bromo




DESAIN dengan style black and white atau hitam-putih selalu terlihat klasik. Apalagi, objek desain kita berupa siluet wajah atau objek lainnya.

Sejatinya, ada dua teknik dasar yang perlu sobat desain ketahui dalam mendesain gaya hitam-putih atau siluet. Yaitu, negatif dan positif film. Ya, istilah itu sering dipakai dalam urusan cetak film jadul (jaman dulu) atau sering dipakai oleh tukang sablon era konvensional.

Tentu sobat desain pernah mendesain siluet wajah dengan line hitam, dengan lembar kerja dasar putih. Teknik itu disebut juga dengan desain positif. Tentu desain sobat akan terlihat bagus dan maksimal jika diletakkan pada background dengan warna terang.

Tapi, bagaimana jika background-nya gelap? Tentu, desain yang sobat buat akan terlihat berbeda. Akan terlihat seperti negatif film. Gambar yang ditampilkan membingungkan, cenderung lebih tebal. Terlihat sangat tidak jelas. Nah, dalam kasus ini, sobat perlu menggunakan teknik negative design. Ya, seperti negatif film dalam dunia fotografi.

Desain logo pada stiker-stiker yang tertempel di kaca-kaca mobil sering saya temui memakai style positif film desain. Karena itu, gambar yang ditampilkan menjadi tidak jelas dilihat. Apalagi, objek gambar tersebut berupa siluet motor atau mobil yang menjadi klub mereka.

Teknik negatif dan positif film akan paling ideal jika digunakan sebagai stiker cutting. Terlihat klasik dan tahan cuaca lebih lama.

Ada beberapa trik singkat dalam mendesain dengan style negatif film. Yang pertama, buatlah desain dengan pola positif. Upayakan detail tidak terlalu rumit dan banyak. Semakin sederhana, semakin maksimal hasilnya.



Langkah berikutnya, letakkan desain yang sudah sobat buat ke area backgroung gelap. Dalam hal ini, gunakan warna merah, lalu ubah warna objek desain ke warna putih. Dari sini akan terlihat perbedaannya. Objek desain sobat akan terlihat bold atau lebih tebal.

Selanjutnya, potong atau cut objek desain dengan background. Buang bagian luar yang tidak perlu. Maka, desain objek Anda sudah terisi warna. Langkah berikutnya, select pada bagian warna merah, lalu copy dan paste sehingga hanya tersisa fill atau warna isi pada objek desain. Nah, pada bagian ini, desain Anda sudah berubah menjadi desain negatif dari yang sebelumnya positif.

Tambahkan line dan ubah warna sesuai keinginan. Maka, desain sobat akan terlihat lebih baik karena menggunakan teknik desain.

Sampai jumpa pekan depan, salam desain. (*) Editor : Jawanto Arifin
#desain stiker