Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Diizinkan Menikah oleh Calon Mertua, Syaratnya Harus Kaya Dulu

Fuad Alyzen • Sabtu, 8 Juni 2024 | 18:00 WIB

 

 

ILUSTRASI
ILUSTRASI

MARCO (bukan nama sebenarnya), 28, harus bekerja keras. Dia ingin menikahi Wanita pujannya. Saat hendak melamar sang kekasih, pernikahan harus ditunda. Marco dituntut harus punya kantong tebal sebelum diterima calon mertuanya.

Marco hanyalah pemuda kampung yang menginginkan kesuksesan. Tersadar, ia berasal dari keluarga yang tak berkecukupan, dia harus rela merantau pergi ke Kota Surabaya untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

Setahun di Surabaya, ia menjumpai seorang wanita yang parasnya cantik. Sebut saja namanya Yasifa (juga bukan nama sebenarnya), 25.

Wanita yang berasal dari Nusa Tenggara Barat. Dia pertama kali menjumpainya saat bertemu di sebuah Universitas tahun 2016 lalu.

Marco tertarik waktu itu. Bukan hanya kecantikan wajah Yasifa. Bodynya yang aduhai dan berpenampilan menarik, membuat hatinya meleleh. “Selain cantik, bodinya seksi dan lincah. Tipe wanitaku memang begini,” ujar Marco.

Pada pandangan pertama itu, Marco langsung mengajak kenalan Yasifa. Keduanya saling tukar nomor telepon.

Marco yang merupakan kakak tingkat dalam satu fakultas syariah dan hukum, dengan mudah mendapatkan nomor teleponnya.

Setelah berkenalan, keduanya mulai intens berkomunikasi. Saling balas chat membahas sesuatu yang berhubungan dengan perkuliahan.

Lama kelamaan keduanya saling curhat. Bahkan makan dan jalan berdua usai selesai perkuliahan. Marco semakin merasa cocok bersama Yasifa.

Selama proses pendekatan dirasa cukup, Marco sudah meyakini, Yasifa juga ada rasa. Marco yang sudah menyusun strategi untuk menyatakan cinta, ia melakukannya langsung di depan Yasifa.

Sayang waktu itu Yasifa langsung menolaknya lantaran hanya menganggapnya kakak.

Namun Marco tak putus asa. Ia tetap mendekati Yasifa. Bahkan ketika ada lelaki yang mendekati Yasifa, dia berupaya mencegahnya.

“Sering menyatakan cinta. Dan berbagai perjuangan untuk mendapatkan hatinya (Yasifa, red),” ujarnya.

Beberapa kali menyatakan cinta, akhirnya hati Yasifa luluh. Wanita ini akhirnya menerima cintanya Marco.

Kontan saja Marco girang bukan kepalang. Keduanya tambah akrab, bahkan setiap hari selalu bersama. Keduanya saling bahu-membahu, kerja sama setiap mendapati permasalahan.

Setelah tujuh tahun berpacaran, Marco harus menerima rasa pahit. Ini terjadi saat dia hendak serius merencanakan masa depan dengan Marco. Ternyata orang tua Yasifa enggan menerima Marco. Sebab Marco bukanlah orang kaya.

Namun Marco tetap berjuang untuk mendapat restu calon mertuanya tersebut. Ia melakukan segala cara untuk meluluhkannya. Bahkan rela harus banting tulang untuk membuktikan bisa menafkahi Yasifa.

Lambat laun, mertuanya juga mulai luluh. Perlahan menerima Marco, meski ia dinilai berasal dari kampung. Pada akhirnya Marco disetujui keluarga Yasifa. Namun ada syaratnya. Marco minimal harus setara dengan keluarga Yasifa.

Marco yang bukanlah seorang pengecut, menyanggupi persyaratan itu. Ia harus memutar otak agar mendapat pekerjaan yang berpenghasilan tinggi.

Dengan bekalnya di bangku kuliah, ia memulai membuka bisnis jasa konstruksi.

Namun memang usahanya belum membuahkan hasil. Padahal sejak awal tahun 2023 ia melamar Yasifa.

Sampai Mei 2024 ini Marco belum bisa memenuhi persyaratan yang diminta keluarga Yasifa. Terpaksa pernikahannya tertunda.

Namun demi cinta, ia lagi-lagi rela melakukannya. Sampai saat ini, Marco belum mendapat izin dari calon mertuanya. Sampai di mana hari itu tiba, Marco baru bisa menikahi Yasifa.

“Saya tidak menyerah. Tahun ini dipastikan menikahinya (Yasifa),” ujar Marco yang semangat mengejar cintanya. (zen/fun)

Editor : Abdul Wahid
#banyak uang #sukses #kaya