Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sembunyi-Sembunyi lalu Nikahi Penggemar

Iwan Andrik • Sabtu, 13 Januari 2024 | 19:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Penyiar radio merupakan profesi yang prestisius di era 90-an hingga awal 2000-an. Selain mudah membangun kolega, juga bisa dengan gampang mendapatkan cinta.

 

Hal itu pun dirasakan Sanjaya (nama samaran, Red). Ketika ia menjadi seorang penyiar radio lokal di wilayah Bangil sekitar tahun 2008 silam.

 

Bermula dari sekadar penggemar, cinta berkembang di kalangan pendengarnya. Bahkan, ia sampai berpoligami, dengan menikahi salah satu penggemarnya.

 

Kisahnya bermula dari rasa gandrung Sanjaya terhadap siaran radio. Kebetulan, tak jauh dari rumahnya, ada studio radio.

 

Selain kerap mendengarkan siaran, ia tak jarang bermain-main ke studio radio tersebut. Entah sekedar main atau sekedar titip-titip salam ke teman, melalui siaran radio tersebut.

 

"Saya memang menggandrungi siaran radio kala itu. Saya sering main-main ke radio tersebut, untuk melihat proses siaran. Tak lupa, titip-titip salam melalui penyiar untuk teman-temannya sesama pendengar," paparnya.

 

Hingga suatu hari, ia bertemu dengan pemilik studio radio tersebut. Mereka pun ngobrol. Bertukar pikiran. Hal itu menambah ketertarikan Sanjaya dengan dunia penyiaran.

 

Ia akhirnya mengajukan diri untuk bersiaran di radio tersebut. "Waktu ketemu pemiliknya, saya diperkenankan untuk mencoba bersiaran. Sejak itulah, suara saya mengudara," aku dia.

 

Awal siaran, rasa grogi berkecamuk dalam hatinya. Rasa deg-degan begitu kuat, hingga membuatnya tak nyaman. Enam bulan lamanya, hal itu dilewatinya.

 

Pelan tapi pasti, ia mulai terbiasa. Serta, mulai banyak penggemar. Sanjaya pun akhirnya menikmati profesinya.

 

"Ternyata, sangat menyenangkan menjadi penyiar radio waktu itu," kenang dia.

 

Interaksi intens dengan penggemar, membuat keakraban semakin kuat. Rasa senang semakin meningkat, tatkala penggemar siarannya, kebanyakan wanita.

 

Dari situ pula, kisah cinta segitiga tercipta. Sanjaya yang sudah beristri, ternyata dicintai penggemarnya. Bukan sekadar cinta fans pada idolanya. Tetapi, lebih pada cinta kasih asmara.

 

"Saya memang punya istri. Tapi, namanya laki-laki. Tidak bisa menolak untuk dicintai," selorohnya.

 

Cintanya dengan seorang penggemar itu pun berakhir ke jenjang pernikahan. Sanjaya dan si penggemar, memilih menikah sembunyi-sembunyi. Di bawah tangan atau nikah siri.

 

Baginya, yang penting sah. Tidak sampai berzina. Kisah sembunyi-sembunyi itu, nyaris rapi. Tidak sampai ketahuan istri.

 

Namun, beberapa bulan kemudian, naluri istrinya menemukan fakta. Rasa curiga, memunculkan tanda tanya. Hingga sang istri memergokinya. Sanjaya diketahui telah menikahi penggemarnya.

 

Sejak itulah cekcok rumah tangga kerap menyelimutinya. Hingga hal itu membuatnya tak tahan. Ia pun memilih untuk melepas penggemarnya dan kembali ke istrinya.

 

Sang istri, ternyata menerima permintaan maafnya. Dengan catatan, ia berhenti dengan profesinya menjadi penyiar. "Sejak itu, saya tidak lagi menjadi penyiar," paparnya. (one/fun)

Editor : Ronald Fernando
#penyiar radio #Nikahi Penggemar