Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dispora Kabupaten Pasuruan Berkolaborasi Dalam Mencetak Prestasi Gemilang di PON XXI

Muhamad Busthomi • Kamis, 26 September 2024 | 17:20 WIB
BERANGKATKAN: Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan Mujiono dan Ketua KONI Kabupaten Pasuruan Mulyadi bersama jajaran saat pelepasan atlet PON XXI.
BERANGKATKAN: Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan Mujiono dan Ketua KONI Kabupaten Pasuruan Mulyadi bersama jajaran saat pelepasan atlet PON XXI.

PASURUAN, Radar Bromo - Kabupaten Pasuruan kembali membuktikan diri sebagai salah satu lumbung atlet berbakat di Jawa Timur.

Kontribusi para atlet ini, menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan kontingen Jatim dalam meraih peringkat ketiga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut.

Dengan mengirimkan 17 atlet, 5 pelatih dan 2 mekanik, Kabupaten Pasuruan turut serta dalam ajang olahraga terbesar di Indonesia ini.

Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menjadi salah satu kunci keberhasilan para atlet dalam meraih prestasi gemilang.

Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan, Mujiono, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan atlet.

MEMBANGGAKAN: Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan, Mujiono dan Ketua KONI Kabupaten Pasuruan, Mulyadi saat mendampingi atlet Kabupaten Pasuruan yang akan berlaga di PON Aceh-Sumut.
MEMBANGGAKAN: Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan, Mujiono dan Ketua KONI Kabupaten Pasuruan, Mulyadi saat mendampingi atlet Kabupaten Pasuruan yang akan berlaga di PON Aceh-Sumut.

“Kami telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 miliar untuk KONI Kabupaten Pasuruan pada tahun 2024. Dana ini digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan atlet. Mulai dari pelatihan, pemusatan latihan, hingga peralatan yang diperlukan,” ujar Mujiono.

Kolaborasi yang erat antara Dispora dan KONI Kabupaten Pasuruan terbukti mampu menghasilkan atlet-atlet berkualitas.

Program hibah yang diberikan kepada KONI telah menyentuh 37 cabang olahraga prestasi di Kabupaten Pasuruan.

“Hal ini menunjukkan, bahwa pemerintah daerah serius dalam upaya mengembangkan potensi olahraga di daerah,” ungkap Mujiono.

Prestasi yang diraih oleh para atlet Pasuruan di PON XXI Aceh-Sumut tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan.

Para atlet telah menunjukkan semangat juang yang tinggi dan dedikasi yang luar biasa, dalam mempersiapkan diri menghadapi ajang bergengsi ini.

“Kami berharap ke depan, akan semakin banyak atlet-atlet asal Kabupaten Pasuruan yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional,” terang Mujiono.

Ia optimistis Kabupaten Pasuruan memiliki potensi yang sangat besar di bidang olahraga.

Dengan dukungan pemerintah, KONI, serta seluruh pemangku kepentingan, diharapkan potensi tersebut dapat terus dikembangkan.

“Pembinaan atlet sejak usia dini menjadi salah satu kunci untuk melahirkan generasi emas atlet asal Kabupaten Pasuruan,” katanya.

 

Rangkul Santri dan Pemuda Perangi Narkoba

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan secara aktif menggelar sosialisasi bahaya narkoba di kalangan pemuda, khususnya para santri.

Kegiatan ini bertujuan, untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

Sepanjang 2024, Dispora menyelenggarakan dua kegiatan sosialisasi di lokasi yang berbeda.

CEGAH NARKOBA: Kegiatan sosialisasi pemuda dan santri anti narkoba yang diselenggarakan Dispora Kabupaten Pasuruan.
CEGAH NARKOBA: Kegiatan sosialisasi pemuda dan santri anti narkoba yang diselenggarakan Dispora Kabupaten Pasuruan.

Pertama, di Pondok Pesantren Besuk yang diikuti oleh para santri putra. Kedua, di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Assalam yang diikuti oleh para santri putri.

Masing-masing kegiatan, diikuti oleh sekitar 100 peserta yang merupakan anggota Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI).

Kepala Dispora Pasuruan, Mujiono, menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai salah satu upaya dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

“Dengan memberikan pemahaman yang benar tentang bahaya narkoba, kami berharap para peserta dapat menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan menjadi agen perubahan di lingkungannya,” kata dia.

Selain Mujiono, beberapa narasumber kompeten juga turut memberikan materi. Diantaranya anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pasuruan, serta tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek terkait narkoba. Mulai dari jenis-jenis narkoba, dampak negatif penyalahgunaan narkoba, hingga upaya pencegahan dan penanggulangannya.

Abdul Sato dari Dinas Kesehatan memberikan informasi mengenai dampak narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental.

Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi dengan narasumber.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat apresiasi dari pengasuh pondok pesantren. Pengasuh Pondok Pesantren Besuk, KH. Imron Mutamakin menyampaikan terima kasih kepada Dispora Kabupaten Pasuruan, yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Semoga sosialisasi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para santri,” ungkapnya.

 

Bekali Pemuda Keterampilan Digital Agar Siap Jadi Content Creator Profesional

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Kali ini, Dispora menyelenggarakan pelatihan content creator.

Kepala Dispora Pasuruan, Mujiono, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). Khususnya dalam menghadapi era digital yang semakin pesat.

KREATIF: Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan, Mujiono saat memberikan materi dalam pelatihan content creator bagi kalangan pemuda. Kegiatan ini digagas, dalam upaya mengasah kreativitas kalangan pemuda.
KREATIF: Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan, Mujiono saat memberikan materi dalam pelatihan content creator bagi kalangan pemuda. Kegiatan ini digagas, dalam upaya mengasah kreativitas kalangan pemuda.

“Kami ingin membekali para pemuda dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini,” katanya.

Tingginya minat pemuda Kabupaten Pasuruan untuk mengikuti pelatihan content creator ini, terlihat dari jumlah pendaftar yang membeludak.

Meskipun kuota peserta dibatasi hanya 160 orang, namun jumlah pendaftar mencapai lebih dari 800 orang.

“Antusiasme yang sangat tinggi ini, menunjukkan bahwa generasi muda saat ini sangat tertarik untuk mengembangkan diri di bidang digital dan memanfaatkan peluang yang ada di era media sosial,” jelas Mujiono.

Dengan mahir membuat konten, mereka tidak hanya bisa menyalurkan kreativitas, tetapi juga membuka peluang untuk berwirausaha di bidang digital.

Harapannya, mereka dapat memanfaatkan keterampilan ini untuk meningkatkan daya saing dan membuka peluang usaha.

Materi pelatihan yang disampaikan sangat beragam. Mulai dari pengenalan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), sosial media marketing, perencanaan konten, hingga teknik pembuatan video pendek menggunakan aplikasi Capcut.

Para peserta juga diajak untuk mengenal algoritma TikTok dan strategi monetisasi konten.

Dr. Khoirul Huda, salah satu narasumber dari Universitas Yudharta Pasuruan, menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital bagi generasi muda.

“Di era digital seperti sekarang, kemampuan membuat konten yang menarik dan kreatif menjadi sangat penting. Pelatihan ini akan membantu para peserta untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menciptakan konten yang berkualitas,” ungkapnya.

Selama pelatihan, para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori. Tetapi juga, diajak untuk melakukan praktik langsung.

Mereka berlomba-lomba menciptakan konten yang paling kreatif dan menarik. Beberapa peserta bahkan berhasil membuat video pendek yang viral di media sosial.

“Ke depannya, kami berencana untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan serupa dengan topik yang lebih spesifik. Hal ini bertujuan untuk terus meningkatkan kapasitas dan keterampilan pemuda di Kabupaten Pasuruan,” beber Mujiono. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
#dispora #PON Aceh - Sumut 2024 #kabupaten pasuruan #prestasi #koni