Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kafe Vintage Industrial di Purwosari Pasuruan ini, Suguhkan Pemandangan Indah di Tengah Sawah

Inayah Maharani • Minggu, 23 November 2025 | 17:10 WIB
BEST VIEW: Pemandangan indah nan hijau yang bisa dilihat pengunjung dari lantai dua kafe
BEST VIEW: Pemandangan indah nan hijau yang bisa dilihat pengunjung dari lantai dua kafe

Dunia bisnis kuliner semakin variatif. Di Kabupaten Pasuruan sendiri, mulai berjamur kafe-kafe di pusat kota yang digandrungi anak muda hingga gen milenial.

----------------------

Tak hanya di tengah-tengah kota. Bahkan, kini masyarakat juga mulai mencari kafe yang sedikit menepi dari hiruk pikuk kota.

Kafe bertemakan alam mulai banyak diburu warga. Seperti kafe satu ini, berada cukup jauh dari pusat kota.

Berada di Kecamatan Purwosari, kafe dengan tema vintage industrial ini berdiri di tengah hamparan pesawahan.

View pegunungan dan pedesaan yang asri ditambah konsep arsitektur bangunan rumah jawa kuno makin menarik minat masyarakat.

Sang owner, M.Syahroni, 32 warga kelahiran kecamatan Purwosari itu mengaku kafenya sudah berdiri sejak tahun 2018 lalu.

Ia mengaku, sengaja mengambil konsep vintage industrial decor untuk kafenya itu sebab memang suka mengoleksi pernak pernik antik.

Ditambah, dia juga pandai melihat peluang. Sebab di sekitar Pasuruan sendiri konsep serupa masih tak banyak ditemukan.

“Sebenarnya secara keseluruhan, kami mengusung konsep vintage industrial decor. Kalau arsitekturnya, lebih mengusung rumah adat Jawa dipadukan dengan industrial juga. Alasan saya mengusung konsep demikian, karena di Pasuruan sendiri masih sedikit yg mengusung konsep seperti itu,” ujarnya.

VINTAGE: Pernak pernik antik yang menghiasi seluruh sisi kafe yang indah dilihat
VINTAGE: Pernak pernik antik yang menghiasi seluruh sisi kafe yang indah dilihat

Kafe ini adalah rumah adat Jawa kuno dengan dua lantai. Di lantai kedua para pengunjung bisa melihat langsung view pemandangan pegunungan yang indah.

Spot inilah yang biasanya diburu untuk foto-foto cantik yang bisa diunggah ke laman media masing-masing.

Meski begitu, di lantai bawah, ruangan dengan banyak pernak-pernik barang vintage itu, juga bisa dijadikan salah satu spot foto.

Selain itu, para pengunjung juga bisa melihat lihat jejeringan koleksi barang barang vintage di kafe tersebut.

Bagi para penggemar barang antik, ini mungkin adalah satu tempat yang wajib dikunjungi.

HANGAT: Momen kebersamaan keluarga saat mengunjungi kafe vintage di Kabupaten Pasuruan.
HANGAT: Momen kebersamaan keluarga saat mengunjungi kafe vintage di Kabupaten Pasuruan.

Roni-sapaan akrab M Syahroni ini-mengaku memang sengaja memilih lokasi tersebut, agar bisa dapat pemandangan yang bagus.

Yang jadi unik, akses untuk menjangkau kafe ini juga tidak semudah menjangkau kafe-kafe di perkotaan.

Sebab, jalanan menuju kafe cenderung sempit hanya bisa dilalui mobil dengan satu arah.

Jadi salah satu kategori kafe hidden gem yang banyak dicari anak muda masa kini.

Meski begitu, setelah sampai semua kelelahan itu terbayarkan dengan pemandangan indah.

“Tentunya untuk view dan lokasi pastinya, kami pilih tempat dulu sebelum memutuskan buka di tempat ini. Meskipun aksesnya sedikit susah, tapi bakalan terbayarkan dengan view, konsep dan pelayanan yg kami suguhkan,” ungkapnya.

Tak hanya bangunannya yang bagus dengan view yang indah. Kafe ini juga menyediakan makanan dan minum enak yang cocok di kebanyakan orang Indonesia.

HIJAU: Pengunjung yang tengah menikmati hidangan dengan pemandangan hijau yang menyegark
HIJAU: Pengunjung yang tengah menikmati hidangan dengan pemandangan hijau yang menyegark

Sebab kebanyakan menunya adalah makanan tradisional. Selaras dengan konsep bangunan.

“Kami menyediakan traditional food and drink. Jadi makanan yang lumrah dipesan adalah nasi jagung, minuman rempah, dan berbagai macam penyetan,” paparnya. 

Rupanya dengan keseluruhan konsepnya itu, kini Roni berhasil menjangkau target market yang lebih luas dari hampir semua kalangan masyarakat. Mulai dari mahasiswa, keluarga, hingga pegawai kantoran.

“Awalnya karena ada kampus jadi kami menargetkan mahasiswa namun makin kesini sudah makin meluas target pasarnya,” jelasnya.

Di musim hujan seperti ini, sepertinya pengalaman makan dan nongkrong di kafe yang lebih dekat dengan alam ini jadi salah satu kegiatan yang menyenangkan.

Ditambah jika bisa menikmati minuman rempah yang menghangatkan tubuh. (ran/one)

Editor : Fahreza Nuraga
#kuno #jawa #pernak pernik #vintage #kafe #pemandangan #alam #hijau