Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mau Tampil Menawan Tapi Tetap Sopan saat Bukber, Begini Tipsnya

Fahrizal Firmani • Minggu, 24 Maret 2024 | 21:31 WIB
KECE: Fitrotin Indah Saro mengenakan gamis warna biru tua dengan mutiara. Tampil kece saat bukber itu harus.
KECE: Fitrotin Indah Saro mengenakan gamis warna biru tua dengan mutiara. Tampil kece saat bukber itu harus.

BULAN Ramadan menjadi momen yang selalu dinantikan setiap tahunnya.

Bulan suci dalam kalender umat Islam ini, menjadi waktu yang tepat untuk bersilaturahmi dengan teman atau kerabat.

Acara buka bersama (bukber) menjadi salah satu agenda yang tidak boleh dilewatkan. Khususnya bagi kaum perempuan.

Tentunya, penampilan yang anggun dan mempesona, tetap tak boleh diabaikan.

Fitrotin Indah Saro, 21, mengungkapkan, acara bukber juga sering menjadi ajang menunjukkan gaya fashion yang paling stylish.

Untuk itu, memberikan penampilan terbaik, tidak boleh sampai terlewatkan.

Karena momennya adalah bulan suci Ramadan, maka busana yang dikenakan tetap harus mengedepankan norma kesopanan.

Ia biasanya memilih outfit yang simpel, namun tetap tampak mewah saat dikenakan.

Seperti mengenakan gamis warna biru tua dengan mutiara pada bagian ujung lengan dan pinggang.

Kesan mewah akan terpancar dari busana yang ada. Gamis yang dipilih, juga yang memiliki tali pinggang. Tubuh menjadi lebih ramping.

Perempuan asal Paiton, Kabupaten Probolinggo ini menyebut, meski berjilbab, penggunaan aksesoris tambahan tetap perlu.

Agar look semakin oke. Ia biasanya, senantiasa membawa tas selempang dan heels warna netral, seperti warna hitam, agar menyatu dengan baju.

“Terlihat simpel, namun elegan saat dipakai. Karena ada pernak-pernik di bagian bajunya. Belinya sih di toko langganan,” ungkap Indah-sapaannya.

Influencer asal Probolinggo ini menyebut, make up yang dikenakan, biasanya tampilan yang lebih natural.

Ia lebih suka menggunakan riasan tipis, dengan bedak yang dipadukan blemish balm (BB) cream, sebagai pelembab.

Agar bibir tidak terlihat pucat, kelahiran Agustus 2003 ini menggunakan liptint yang natural, sesuai dengan jenis bibir.

Untuk bagian alis, bisa diisi dengan pensil alis warna kalem, seperti coklat muda atau abu-abu.

“Kalau saya sih, sebisa mungkin menjauhi bukber yang sifatnya adu outfit. Namun, penampilan tetap harus menonjol,” jelasnya.

Mahasiswa Universitas Nurul Jadid (Unuja) jurusan Perbankan Syariah ini menyebut, saat bukber, bertukar cerita adalah yang utama.

Topiknya, adalah hal-hal seru sehingga pembicaraan tidak kaku.

Dan yang tidak boleh ketinggalan, adalah mengabadikan setiap cerita selama bukber.

Karena momennya setahun sekali, ia selalu menyempatkan diri bersama teman, untuk mengabadikan dengan foto dan video.

“Outfit yang dipakai saat bukber itu penting. Makanan enak, juga penting. Namun, mengabadikan momen bersama dengan foto dan video, tidak boleh ditinggalkan,” tutur Indah.

Maura Rusdian, 21, Influencer lainnya menyebut, outfit yang dipakai saat bukber, tidak boleh luput dari perhatian.

Namun, karena Ramadan itu bulan suci, maka pakaian yang dipilih harus sopan.

Diakuinya, dress code yang dijadikan tema saat bukber itu ada. Kebanyakan, kalau bukber memakai tema arabian.

Sehingga, dress warna gelap seperti hitam selalu menjadi pilihan utama.

“Kalau saya suka memakai gamis saat menghadiri bukber. Karena menghargai bulan suci Ramadan, jadi pakaiannya ya harus sopan,” tutur Maura. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#bukber #ramadan #fashion #outfit #menawan