KRAKSAAN, Radar Bromo - Aksi pembegalan belum mereda di Probolinggo khususnya di wilayah hukum Polres Probolinggo. Kali ini menimpa AB, 21, warga Kecamatan Pajarakan.
Korban dihadang kawanan begal saat melintasi jalan di Dusun Asem Kandang, Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan, Senin (3/8) malam. Korban berhasil kabur dari aksi pembegalan namun lengan kiri terluka karena sabetan benda tajam milik pelaku.
Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) ini terjadi sekitar pukul 23.00. Saat itu korban hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Pajarakan. Mengendarai motor Honda PCX warna hitam.
Sesampainya di TKP yang merupakan ruas jalan sepi dan remang-remang, tiba-tiba korban dihadang oleh orang tak dikenal. Pelaku hendak mengambil motor yang dikendarainya.
“Korban mengendarai motor sendirian. Kemudian dihadang di ruas jalan Dusun Asem Kandang, Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan oleh pelaku yang diduga lebih dari satu orang,” kata Kasi Humas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa Rabu (5/8).
Pelaku yang membawa senjata tajam kemudian mengancam korban. Kaget dan mengetahui telah menjadi sasaran aksi begal, korban kemudian tancap gas berusaha kabur menggunakan motor yang dikendarainya.
Saat itulah kemudian pelaku langsung menyabetkan senjata tajam ke lengan sebelah kiri korban hingga terluka.
Korban terus tancap gas sambil berteriak minta tolong. Akhirnya teriakan tersebut didengar oleh warga. Warga setempat langsung melakukan pengejaran.
Sayangnya, pelaku berhasil kabur setelah berlari ke arah sungai dekat TKP. Hingga akhirnya warga kehilangan jejak.
“Pelaku tak berhasil melakukan pembegalan setelah ada perlawanan dari korban. Perlawanan itu mengakibatkan luka robek pada lengan kiri akibat sabetan senjata tajam,” ucapnya.
Setelah kejadian tersebut korban langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis. Di sisi lain personel Polres Probolinggo yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi seraya melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi dan korban.
Di TKP, petugas melakukan identifikasi serta menyebarluaskan ciri-ciri pelaku kepada personel opsnal Satreskrim. Upaya ini bagian dari langkah penyelidikan. Saat ini Satreskrim Polres Probolinggo masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
“Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui kabar terkait kejadian tersebut agar segera menyampaikannya kepada petugas kepolisian terdekat. Sehingga kasus dapat segera diungkap,” bebernya. (ar/fun)
Editor : Fandi Armanto