TONGAS, Radar Bromo- Krisis air bersih di Kabupaten Probolinggo makin meluas. Setelah beberapa waktu lalu BPBD mengirim air ke Tiris, krisis juga terjadi di Desa Sumber Kramat, Kecamatan Tongas. Senin (3/8) siang BPBD mengirim air untuk mencukuki kebutuhan puluhan jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Oemar Sjarief mengatakan, pengiriman air bersih ini dilakukan setelah petugas mendapatkan surat permohonan dari pemerintah Desa Sumber Kramat. Kemudian ditindaklanjuti petugas dengan melakukan pengecekan di lapangan. Saat itulah diketahui bahwa wilayah Dusun Krajan mengalami krisis air bersih dampak kemarau.
Sumber air mengalami penyusutan. Belum mampu memenuhi kebutuhan air sehari-hari warga desa setempat. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih memerlukan kiriman dari BPBD Kabupaten Probolinggo.
“Pemerintah desa bersurat pada petugas. Segera kami tindaklanjuti dengan pengiriman air bersih,” katanya.
Pengiriman air dilakukan sekitar pukul 11.35. Sebuah mobil tangki berkapasitas 5.000 air bersih kemudian mendatangi wilayah terdampak. Petugas kemudian menyalurkan air kepada warga yang sebelumnya telah menunggu.
Air tersebut ditempatkan dalam jerigen, timba, dan tandon. Air yang disalurkan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mulai dari konsumsi, masak, dan bersih-bersih.
“Air disalurkan kepada 29 kepala keluarga atau 87 jiwa. Puluhan jiwa warga mendapatkan air bersih lantaran terdampak kekurangan air bersih sebab sumber mata air tidak mencukupi,” terangnya,” tandasnya.
Oemar menambahkan, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat diganti. Karenanya saat ada permintaan pengiriman air bersih. Maka petugas berupaya secepat mungkin mengirimkan air sesuai kebutuhan warga di wilayah terdampak.
“Sejak masuk musim kemarau potensi krisis air bersih juga diperhatikan oleh petugas. Sehingga saat ada pemeriksaan akan kami penuhi,” imbuhnya. (ar/fun)
Editor : Moch Vikry Romadhoni