TIRIS, Radar Bromo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mengirim air bersih ke Desa Tegalwatu, dan Pedagangan, Kecamatan Tiris Jumat sore (31/7). Pengiriman air bersih ini dilakukan karena air Perumdam Tirta Argapura mati.
Pengiriman air berawal dari laporan masyarakat bahwa air Perumdam di Dusun Nangger, Desa Tegalwatu dan Dusun Nampu, Desa Pedagangan, Kecamatan Tiris.
Sejak tiga hari terakhir mati. Warga kemudian kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan menghubungi BPBD untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
“Ada laporan dari masyarakat bahwa air tidak mengalir. Karena kesulitan air bersih maka menghubungi petugas,” kata Kepala Pelaksana BPBD Oemar Sjarief.
Menindaklanjuti permohonan tersebut, petugas BPBD kemudian melakukan pengecekan lokasi. Diketahuilah air memang tidak mengalir ke dua dusun. Petugas kemudian berkoordinasi dengan TRC untuk pemenuhan air bersih tersebut.
Selanjutnya menggunakan sebuah mobil tangki berkapasitas 5.000 liter air, petugas kemudian mendistribusikan air bersih ke Dusun Nangger, Desa Tegalwatu dan Dusun Nampu, Desa Pedagangan, Kecamatan Tiris. Penempatan air bersih dilakukan pada tandon, jerigen, dan ember. Dalam giat pengiriman air bersih ini. Setidaknya terdapat 100 kepala keluarga atau 300 jiwa yang memanfaatkan air bersih.
Oemar menambahkan, pihaknya akan terus memantau kondisi wilayah yang kesulitan air bersih. Nantinya jika air bersih masih dibutuhkan maka pengiriman akan kembali dilakukan. Upaya ini akan dilaksanakan sampai kondisi air Perumdam kembali normal.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Selama masih dibutuhkan maka akan air bersih akan kami penuhi,” imbuhnya.
Kabag Teknik Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo Agus Hariyanto membenarkan bahwa telah terjadi kebocoran pipa gravitasi di tancak Kecamatan Tiris. Kondisi demikian membuat pemenuhan air pelanggan Perumdam terganggu. Namun kebocoran pipa tersebut telah ditangani. Selanjutnya distribusi air kembali normal.
“Pipa gravitasi tancak bocor. Tetapi perbaikan sudah dilakukan. Hari ini bertahap air akan mengalir ke rumah pelanggan,” ucapnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid