Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

MUI Kabupaten Probolinggo Siapkan Safari Dakwah Subuh untuk Respon Persoalan Sosial, Termasuk Soal Hiburan Malam

Agus Faiz Musleh • Jumat, 17 Juli 2026 | 10:27 WIB

 

ILUSTRASI MUI
ILUSTRASI MUI

 

KRAKSAAN, Radar Bromo - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo menyiapkan program safari dakwah subuh yang akan digelar rutin tiap bulan di berbagai masjid.

Program ini diarahkan untuk merespons persoalan sosial yang dinilai semakin mengemuka, mulai dari kenakalan remaja, pergaulan bebas, perilaku menyimpang, hingga meningkatnya tindak kriminal.

Anggota Komisi Dakwah dan Ukhuwah Islamiyah MUI KH Masrur Rhobitullah As'ad, mengatakan, dakwah tidak cukup hanya menyampaikan materi keagamaan yang bersifat normatif.

Menurut dia, materi dakwah perlu disesuaikan dengan persoalan yang dihadapi masyarakat agar mampu menjadi bagian dari upaya pembinaan moral.

"Kondisi sosial saat ini membutuhkan perhatian bersama. Karena itu kami tengah menyiapkan safari dakwah setiap subuh yang akan dilaksanakan satu bulan sekali sebagai bentuk pembinaan kepada masyarakat," kata Masrur.

Ia menuturkan, setiap pelaksanaan safari dakwah subuh akan mengangkat isu yang sedang berkembang di tengah masyarakat. Sehingga pesan keagamaan memiliki keterkaitan dengan persoalan yang dihadapi jamaah.

"Saat safari dakwah subuh nanti akan dijelaskan bahaya perilaku menyimpang, pergaulan bebas, kenakalan remaja serta bahaya tindak kriminal. Kami ingin masyarakat memperoleh pemahaman yang benar sehingga mampu menjaga diri dan keluarganya," ujarnya.

Selain persoalan moral generasi muda, MUI juga akan menyoroti berbagai fenomena sosial yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.

Termasuk penyelenggaraan hiburan dalam sejumlah kegiatan kemasyarakatan yang dinilai tidak sejalan dengan norma agama.

Masrur bilang, isu-isu tersebut perlu dibahas melalui pendekatan dakwah yang edukatif agar masyarakat memiliki dasar dalam menyikapi perubahan sosial.

"Setiap kegiatan nantinya akan mengangkat kajian terkait isu-isu yang sedang marak sehingga dakwah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.

Masrur menegaskan, safari dakwah subuh diharapkan tidak berhenti sebagai forum ceramah rutin. Melainkan menjadi ruang edukasi yang mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

"Harapan kami, safari dakwah subuh ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman umat tentang pentingnya menanamkan perilaku yang baik sesuai ajaran Islam, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang aman, tertib dan harmonis," pungkasnya. (mu/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
subuh mui dakwah