Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Evakuasi Kobra Dua Meter dari Dapur Warga di Krejengan Probolinggo, Damkar Sampai Kerahkan Tiga Personel

Achmad Arianto • Senin, 13 Juli 2026 | 08:14 WIB
PANJANG: Petuga Damkar Kabupaten Probolinggo mengevakuasi ular kobra dari rumah warga di Desa Gebangan, Kecamatan Krejengan. (Foto: Damkar For Jawa Pos Radar Bromo)
PANJANG: Petuga Damkar Kabupaten Probolinggo mengevakuasi ular kobra dari rumah warga di Desa Gebangan, Kecamatan Krejengan. (Foto: Damkar For Jawa Pos Radar Bromo)

KREJENGAN, Radar Bromo - Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo mengevakuasi ular kobra dari rumah Widodo, 42, warga Desa Gebangan, Kecamatan Krejengan.

Ular berbisa sepanjang 2 meter ditemukan di dapur rumah. Kemudian dievakuasi ke tempat yang jauh dari permukiman.

Humas Damkar Kabupaten Probolinggo Sholehuddin mengatakan evakuasi dilakukan Sabtu (11/7) sore. Bermula saat pemilik rumah sedang beraktivitas di dapur.

Tiba-tiba melihat ular berada di sela-sela laci dapur. Khawatir ular tersebut berbisa. Kemudian melaporkan kepada Damkar Kabupaten Probolinggo untuk melakukan evakuasi.

“Pemilik rumah melihat ular di dapur. Karena tidak mengerti cara mengevakuasinya. Serta khawatir ular berbisa maka segera melaporkan pada petugas,” katanya Minggu (12/7).

Sebanyak 3 petugas damkar kemudian mendatangi rumah pelapor. Sesampainya di lokasi kemudian melakukan penyisiran dimana ular tersebut terakhir ditemukan.

Benar saja, saat melakukan pengecekan ular tersebut sedang bersembunyi di balik perlengkapan dapur yang disimpan dalam laci.

Dengan menggunakan tongkat khusus, petugas kemudian menangkap ular. Saat ditangkap barulah diketahui bahwa ular itu adalah jenis kobra. Memiliki panjang 2 meter. Mengetahui ular tersebut memiliki bisa yang mematikan petugas berhati-hati melakukan evakuasi.

“Petugas baru mengetahui jenis ular saat sudah diangkat menggunakan tongkat dari sela-sela barang. Petugas membutuhkan waktu 15 menit melakukan evakuasi,” ucapnya.

Sholehuddin menuturkan, setelah berhasil mengevakuasi ular, petugas masih melakukan pengecekan ulang di sekitar tempat temuan. Namun dipastikan hanya ada satu ular yang berada di dalam dapur.

Petugas kemudian mengamankan ular kobra tersebut. Nantinya akan dilepas liarkan kembali ke habitatnya yang jauh dari permukiman warga. Sehingga tidak membahayakan warga yang sedang melaksanakan aktivitas. Upaya ini juga dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

“Evakuasi dilakukan dengan lancar tanpa kendala. Tetapi petugas harus berhati-hati sebab yang ditangani adalah ular berbisa,” pungkasnya. (ar/fun)

Editor : Abdul Wahid
#cobra #damkar #bpbd