
Pemerintah Desa Jambangan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pembangunan desa. Memasuki 2026, sejumlah program prioritas telah disiapkan. Tujuannya demi pemerataan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.
Inovasi dalam pengembangan ekonomi desa dan pengelolaan lingkungan terus menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Jambangan. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sentral Jaya Jambangan, tahun ini pemerintah desa menargetkan peningkatan usaha agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pendapatan desa, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Kepala Desa Jambangan Muhammad Tahir mengatakan, BUMDes Sentral Jaya telah menghasilkan laba. Namun pemerintah desa menilai hasil masih perlu ditingkatkan. Agar potensi usaha desa dapat berkembang optimal.
“Tahun 2026, kami akan meningkatkan pengelolaan usaha agar hasilnya semakin baik dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi desa," ujarnya.
Salah satu unit usaha yang akan terus dikembangkan adalah peternakan sapi. Pemerintah desa berencana kembali mengisi kandang dengan penambahan lima ekor sapi sebagai tahap awal pengembangan usaha.
“Tahun kemarin kami memiliki sekitar 10 ekor sapi. Sekarang kami berencana mengisi kandang lagi dengan lima ekor sebagai langkah awal pengembangan usaha peternakan," katanya.
Penguatan BUMDes merupakan salah satu strategi membangun kemandirian ekonomi desa. Dengan pengelolaan usaha yang semakin baik, BUMDes diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, sekaligus meningkatkan pendapatan asli desa.
Selain pengembangan ekonomi, Pemerintah Desa Jambangan juga menyiapkan inovasi di bidang pengelolaan sampah melalui pembangunan insinerator atau alat pembakar sampah ramah lingkungan. Saat ini telah tersedia lima unit insinerator yang ditempatkan di kawasan pertokoan dan lingkungan pendidikan.
“Jika hasilnya efektif, nantinya akan kami kembangkan hingga tingkat RT dan RW," ujar Muhammad Tahir.
Menurutnya, teknologi insinerator ini dirancang untuk membakar sampah secara sempurna, sehingga tidak menghasilkan asap yang mencemari lingkungan. Berbagai jenis sampah, baik organik maupun anorganik, termasuk popok sekali pakai dapat dimusnahkan dengan proses pembakaran yang lebih bersih.
Untuk memastikan pengelolaannya berjalan baik, pemerintah desa akan menyiapkan petugas yang bertanggung jawab mengoperasikannya. Terutama ketika sampah mulai menumpuk. “Hasil akhirnya hanya berupa abu, sehingga volume sampah berkurang drastis dan lingkungan tetap bersih," ujarnya. (mu/rud/*)
Tingkatkan Infrastruktur-Kesejahteraan Warga
PEMBANGUNAN fisik masih menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Desa Jambangan. Salah satu proyek yang akan direalisasikan pada tahap kedua pencairan dana desa adalah pembangunan jalan tembus yang menghubungkan SDN Jambangan dengan Desa Sumurdalam.
Perbaikannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat. Sekaligus mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian warga. “Jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi akses yang lebih mudah dan cepat bagi warga," ujar Kepala Desa Jambangan Muhammad Tahir.
Selain jalan, Pemerintah Desa Jambangan juga mengalokasikan program perbaikan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih layak, sehat, dan aman ditempati. “Harapan kami, bantuan ini benar-benar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Di sektor perlindungan sosial, pemerintah desa tetap melanjutkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT). Tahun ini ada empat Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program ini menjadi bentuk perhatian pemerintah desa terhadap warga yang masih membutuhkan dukungan ekonomi.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya diukur dari banyaknya proyek fisik yang dikerjakan. Tetapi juga dari sejauh mana manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, seluruh program dirancang agar saling mendukung antara pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan warga.
“Kami ingin pembangunan desa berjalan merata. Infrastruktur dibangun, masyarakat juga mendapatkan perhatian melalui program sosial. Dengan begitu, desa akan semakin maju dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat," katanya. (mu/rud/*)
Editor : Fahreza Nuraga