KRAKSAAN, Radar Bromo-Warga Blok Kottah, Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (3/7) geger. Itu setelah warga menemukan mayat tanpa busana di dalam sumur sedalam sekitar 7 meter.
Sumur itu terletak di jalur menuju Desa Krampilan. Hingga berita ini ditulis, identitas maupun jenis kelamin korban masih belum diketahui.
Mayat tersebut ditemukan di lahan sengon milik Suryadi, 35, warga Desa Wangkal, Kecamatan Gading.
Penemuan mayat itu pertama kali diketahui oleh Syafi'i, salah seorang pekerja, sekitar pukul 08.00. saat itu, Syafi’I hendak mengairi lahan sengon tersebut.
Temuan itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Tak lama berselang, lokasi dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan proses evakuasi.
Aparat kepolisian bersama petugas Damkar, Satpol PP, dan tenaga kesehatan dari puskesmas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Baca Juga: Ada Bangkai Kucing Nyemplung Sumur Pun Warga Minta Tolong ke Damkar
Kapolsek Kraksaan, Kompol Masykur, mengatakan pihaknya belum dapat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara maksimal lantaran lokasi masih dipenuhi warga.
"Kami tentunya harus menunggu waktu dulu karena masih kacau dengan kehadiran massa di lokasi temuan mayat. Semoga setelah situasi landai, baru kami bisa melakukan penyisiran TKP," ujarnya.
Mengenai kondisi Mayat, Masykur menegaskan pihaknya belum bisa memberikan keterangan pasti.
Saat ditemukan, korban tidak mengenakan pakaian. Namun, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum menyampaikan informasi lebih lanjut.
"Kondisi mayat sendiri belum bisa kami pastikan. Yang jelas tadi tidak menggunakan pakaian. Nanti hasil pemeriksaan medis yang bisa kami jelaskan," katanya.
Bahkan, polisi juga belum dapat memastikan apakah korban berjenis kelamin laki-laki atau perempuan.
"Belum bisa kami pastikan laki-laki atau perempuan. Lebih baik kita menunggu hasil pemeriksaan medis dan autopsi," tegasnya.
Terkait dugaan identitas korban, kepolisian masih melakukan penyelidikan. Menurut Masykur, dalam beberapa hari terakhir tidak ada laporan orang hilang yang masuk ke kepolisian.
"Masih dalam penyelidikan. Kami akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Probolinggo untuk memprofilkan korban dan menentukan identitasnya. Yang utama sekarang adalah mendapatkan identitas korban terlebih dahulu," jelasnya.
Polisi juga belum dapat memperkirakan sudah berapa lama korban berada di dalam sumur.
"Tidak bisa kami pastikan. Semuanya tetap menunggu hasil pemeriksaan medis," imbuhnya.
Informasi penemuan mayat diterima polisi sekitar pukul 08.30. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi bersama sejumlah instansi terkait untuk melakukan evakuasi dan penanganan awal. (mu/mie)
Editor : Muhammad Fahmi