Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Manjakani dan Peternakan Bebek Jadi Andalan Pemerintah Besuk Agung, Kecamatan Besuk

Agus Faiz Musleh • Jumat, 3 Juli 2026 | 09:35 WIB

BUMDES: Kepala Desa Besuk Agung Hafifun Nasir di lokasi peternakan bebek. (AGUS FAIZ MUSLEH/JAWA POS RADAR BROMO)

BUMDES: Kepala Desa Besuk Agung Hafifun Nasir di lokasi peternakan bebek. (AGUS FAIZ MUSLEH/JAWA POS RADAR BROMO)

PEMERINTAH Desa Besuk Agung, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, terus mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nusantara Jaya. Berbagai inovasi dilakukan agar potensi desa mampu memberikan nilai tambah, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa.

Salah satu produk unggulan yang saat ini terus dikembangkan di Desa Besuk Agung adalah minuman herbal dengan merek Manjakani. Produk ini diolah oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Besuk Agung, sebagai bentuk pemberdayaan kaum perempuan dan pemanfaatan bahan-bahan alami yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

“Produk yang kami kembangkan diberi nama Manjakani. Produk tersebut berupa minuman kunyit asam dan beras kencur yang diolah oleh TP PKK Desa Besuk Agung," ujar Kepala Desa Besuk Agung Hafifun Nasir.

Kehadiran produk herbal ini mendapat respons positif dari masyarakat. Meski pemasarannya masih terbatas, permintaan terus meningkat. Terutama dari kalangan ibu-ibu yang aktif mengikuti kegiatan senam dan konsumen dari luar Kecamatan Besuk. “Saat ini pemasarannya memang masih lokal. Ke depan kami ingin jangkauan pemasarannya semakin luas," katanya.

Selain mengembangkan produk herbal, Pemerintah Desa Besuk Agung juga memperkuat sektor peternakan melalui BUMDes Nusantara Jaya. Kini BUMDes mengelola sekitar 4.000 ekor bebek pedaging yang menjadi salah satu unit usaha unggulan desa.

“Usaha ini kami harapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan BUMDes dan kesejahteraan masyarakat," jelas Nasir.

Ia menilai, pengembangan usaha desa harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menciptakan peluang ekonomi baru. Produk-produk lokal yang dihasilkan masyarakat perlu terus didukung melalui promosi, peningkatan kualitas, dan perluasan jaringan pemasaran sehingga memiliki daya saing yang lebih baik.

“Potensi yang ada harus menjadi kekuatan ekonomi desa sehingga mampu membuka lapangan usaha dan meningkatkan kesejahteraan warga," katanya.

Nasir berharap sinergi antara TP PKK, BUMDes, dan masyarakat dapat terus diperkuat, sehingga Desa Besuk Agung semakin dikenal sebagai desa yang produktif, inovatif, dan mampu mengembangkan potensi lokal menjadi sumber pertumbuhan ekonomi.

“Ketika produk lokal semakin dikenal dan usaha BUMDes terus maju, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui meningkatnya kesejahteraan dan kemandirian desa," ujarnya. (mu/rud/*)

 

Infrastruktur-Bantuan Sosial Jadi Prioritas

 

BANTU WARGA: Ketua Tim Penggerak PKK Desa Besuk Agung Veni Nasir menyerahkan BLT DD kepada salah satu KPM.
BANTU WARGA: Ketua Tim Penggerak PKK Desa Besuk Agung Veni Nasir menyerahkan BLT DD kepada salah satu KPM.

PEMBANGUNAN yang merata dan berkelanjutan terus menjadi impian Pemerintah Desa Besuk Agung. Tahun ini, ada sejumlah program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari peningkatan infrastruktur lingkungan, rehabilitasi fasilitas umum, perbaikan rumah tidak layak huni, hingga penyaluran bantuan sosial.

Kepala Desa Besuk Agung Hafifun Nasir mengatakan, seluruh program pembangunan disusun berdasarkan hasil musyawarah bersama masyarakat, sehingga pelaksanaannya benar-benar menjawab kebutuhan warga. “Kami ingin setiap program benar-benar memberikan manfaat dan meningkatkan kenyamanan warga dalam beraktivitas," ujarnya.

Salah satu program prioritas yang akan dilaksanakan adalah pemasangan paving di jalan permukiman di Dusun Taman I. Kondisi jalan ini perlu ditingkatkan agar akses masyarakat menjadi lebih nyaman, terutama saat musim hujan.

Selain jalan lingkungan, pemerintah desa juga akan memperbaiki gapura pasar desa. Hafifun mengatakan, konstruksi besi gapura telah korosi, sehingga perlu segera diperbaiki. Agar tetap aman dan tidak membahayakan masyarakat.

“Kami akan perbaiki agar tetap kokoh sekaligus menjaga keindahan kawasan pasar sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat," jelasnya.

Program peningkatan kesejahteraan masyarakat juga diwujudkan melalui perbaikan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bantuan ini diharapkan mampu memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi warga penerima manfaat.

“Tahun ini kami mengalokasikan satu unit RTLH. Semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat memiliki rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman untuk dihuni," ungkap Nasir.

Pemerintah Desa Besuk Agung juga tetap melanjutkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Tahun ini ada tujuh Keluarga Penerima Manfaat (KPM). “BLT Dana Desa tetap kami salurkan kepada tujuh KPM. Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan agar dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

KARYA TP PKK: Produk olahan hasil produksi TP PKK Desa Besuk Agung, Kecamatan Besuk.
KARYA TP PKK: Produk olahan hasil produksi TP PKK Desa Besuk Agung, Kecamatan Besuk.

Nasir mengatakan, pembangunan desa tidak hanya diukur dari banyaknya proyek yang dilaksanakan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan warga terus terjalin sehingga pembangunan dapat berjalan optimal. (mu/rud/*)

Editor : Fahreza Nuraga
#besuk agung #manjakani #unggulan #TP PKK #besuk