Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemerintah Desa Alastengah, Kecamatan Besuk, Wujud Komitmen Bangun Kemandirian Warga

Agus Faiz Musleh • Kamis, 2 Juli 2026 | 09:05 WIB
SUMBER EKONOMI: Kepala Desa Alastengah Nahrawi (berpeci) mengecek ternak Unit Usaha BUMDes Cahaya Baru Alastengah.
SUMBER EKONOMI: Kepala Desa Alastengah Nahrawi (berpeci) mengecek ternak Unit Usaha BUMDes Cahaya Baru Alastengah.

 

KOMITMEN Pemerintah Desa Alastengah, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, untuk meningkatkan kesejahteraan warga terus dibuktikan. Salah satunya dengan terus mengembangkan potensi ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cahaya Baru Alastengah yang bergerak di sektor peternakan sapi.

Pemerintah Desa Alastengah meyakinkan bahwa seluruh program yang dijalankan merupakan bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur. Tetapi, juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tahun ini, Pemerintah Desa Alastengah menyalurkan BLT Dana Desa kepada 5 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Mereka dipastikan memenuhi kriteria sesuai ketentuan pemerintah.

Bantuan ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah desa terhadap warga yang membutuhkan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga," ujar Kepala Desa Alastengah Nahrawi.

Selain program bantuan sosial, Pemerintah Desa Alastengah juga terus mengembangkan sektor ekonomi melalui BUMDes Cahaya Baru Alastengah. BUMDes ini bergerak di bidang peternakan sapi. Sejauh ini, total sudah 18 ekor sapi yang dikelola sebagai aset usaha desa.

Menurut Nahrawi, pengembangan usaha peternakan menjadi salah satu strategi pemerintah desa dalam menciptakan sumber pendapatan desa, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Usaha ini diharapkan terus berkembang, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas.

“BUMDes Cahaya Baru Alastengah saat ini fokus pada usaha peternakan sapi dengan jumlah 18 ekor. Kami ingin BUMDes menjadi motor penggerak ekonomi desa, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara bertahap," katanya.

Pemerintah Desa Alastengah juga berkomitmen terus memperkuat tata kelola BUMDes agar semakin profesional, transparan, dan mampu berkembang mengikuti potensi desa. Pengelolaan usaha yang baik diyakini akan menjadi modal penting dalam menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi.

Melalui sinergi antara program perlindungan sosial seperti BLT Dana Desa dan penguatan sektor ekonomi melalui BUMDes, Pemerintah Desa Alastengah berharap pembangunan desa dapat berjalan secara seimbang. Tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi ekonomi desa yang lebih kuat untuk masa depan. (mu/rud/*)

 

LEBIH BAIK: Pemerintah Desa Alastengah bersama Pemerintah Kecamatan Besuk melakukan monitoring dan evaluasi terkait jalan aspal lapen di Dusun Dawuh RT 03/RW 01.
LEBIH BAIK: Pemerintah Desa Alastengah bersama Pemerintah Kecamatan Besuk melakukan monitoring dan evaluasi terkait jalan aspal lapen di Dusun Dawuh RT 03/RW 01.

 

Kualitas Infrastruktur Terus Meningkat

KUALITAS sejumlah infrastruktur di Desa Alastengah, Kecamatan Besuk, juga semakin baik. Salah satu program yang telah dilaksanakan melalui Dana Desa Tahap I adalah pembangunan jalan menggunakan aspal lapen di Dusun Dawuh, RT 03/RW 01.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) penggunaan Dana Desa agar pembangunan berjalan sesuai perencanaan. Pembangunan infrastruktur jalan dinilai memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

Jalan yang lebih baik tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian maupun kegiatan ekonomi lainnya.

Kepala Desa Alastengah Nahrawi mengatakan, pembangunan jalan aspal lapen di Dusun Dawuh merupakan salah satu prioritas yang telah disepakati melalui musyawarah desa sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Melalui Dana Desa Tahap I, kami melaksanakan pembangunan aspal lapen di Dusun Dawuh RT 03/RW 01. Program ini merupakan salah satu prioritas yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Serta, meningkatkan kelancaran akses transportasi warga," ujar Nahrawi.

Menurutnya, pelaksanaan monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap kegiatan pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan. Baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun pemanfaatan anggaran. Dengan adanya monev, pemerintah desa juga dapat memastikan bahwa pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Nahrawi menambahkan, pembangunan desa tidak hanya diukur dari banyaknya proyek yang dilaksanakan. Tetapi, juga dari dampak yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, pihaknya terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa agar tepat sasaran dan memberikan nilai tambah bagi desa.

“Kami berharap seluruh pembangunan yang dilaksanakan dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat. Infrastruktur yang baik akan menjadi salah satu faktor pendukung meningkatnya aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kepada masyarakat," tuturnya. (mu/rud/*)

 

MONITORING: Pemerintah Desa Alastengah dan Pemerintah Kecamatan Besuk melakukan monitoring dan evaluasi Dana Desa tahap I.
MONITORING: Pemerintah Desa Alastengah dan Pemerintah Kecamatan Besuk melakukan monitoring dan evaluasi Dana Desa tahap I.

 

 

 

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#progra #Alastengah #besuk #infrastruktur #pembangunan