PAJARAKAN, Radar Bromo - Perbaikan jembatan Pajarakan direncanakan akan dilakukan Juli mendatang. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim Bali hingga saat ini masih mematangkan rencana. Sehingga belum diketahui pasti pembongkaran fisik jembatan kapan akan dilaksanakan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 BBPJN Jatim Bali Wahyu Wibowo mengatakan, perbaikan jembatan pajarakan memang harus direncanakan secara matang.
Pasalnya perbaikan tersebut memiliki estimasi perbaikan yang lama. Sementara volume kendaraan yang melintas cukup tinggi.
Dengan demikian perbaikan jembatan akan berdampak pada arus lalu lintas pengguna jalan. Tidak hanya persiapan teknis perbaikan jembatan yang perlu dimatangkan. Tetapi juga rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan selama perbaikan.
“Jembatan Pajarakan bakal dibongkar total. Perlu ada persiapan termasuk rekayasa lalu lintas. Agar saat pelaksanaan tidak mengalami kendala,” kata Wahyu Wibowo, Selasa (30/6).
Ia menjelaskan, perbaikan jembatan akan dilakukan pada juli mendatang secara bertahap. Mulai dari tahap sosialisasi kepada masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas.
Sehingga saat pelaksanaan, masyarakat sudah mengerti dan tertib dalam berlalu lintas. Kondisi demikian juga dapat mempercepat proses perbaikan jembatan.
Tak hanya itu. Petugas juga mematangkan rekayasa lalu lintas pengguna jalan. Pasalnya selama perbaikan berlangsung rencananya kendaraan roda empat sementara waktu akan dialihkan.
Melintas masuk ke jalur jalan tol. Namun sampai saat ini belum ada kepastian operasional jalan tol Prosiwangi. Sehingga pengalihan arus lalu lintas masih dimatangkan.
“Kami masih lakukan koordinasi dengan pihak tol. Namun kami mengantisipasi jika tol belum beroperasional, maka akan dilakukan pembangunan jembatan bailey di sisi selatan jembatan. Nah ini masih kami matangkan,” bebernya.
Wibowo menuturkan, jembatan bailey ini langkah terakhir yang akan diambil. Nantinya jika memang benar-benar akan dibangun, maka hanya kendaraan tertentu yang diperbolehkan melintas. Sebab jembatan sementara tersebut tidak begitu kokoh.
“Kami estimasikan bulan Agustus mulai pengerjaan fisik. Jembatan bailey ini dibangun sifatnya hanya sementara. Hanya untuk akses alternatif mengurangi padatnya lalu lintas pengguna jalan,” pungkasnya. (ar/fun)
Editor : Fandi Armanto