Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dua Warung Dekat PLTU Paiton Terbakar, Diduga Disebabkan Korsleting Listrik

Achmad Arianto • Minggu, 28 Juni 2026 | 10:47 WIB
HANGUS: Tim Damkar Kabupaten Probolinggo melakukan pemadaman api yang membakar dua warung makan di Desa Binor, Kecamatan Paiton. (DAMKAR FOR JAWA POS RADAR BROMO)
HANGUS: Tim Damkar Kabupaten Probolinggo melakukan pemadaman api yang membakar dua warung makan di Desa Binor, Kecamatan Paiton. (DAMKAR FOR JAWA POS RADAR BROMO)

PAITON, Radar Bromo - Dua warung makan di Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, hangus terbakar. Kebakaran diduga disebabkan adanya korsleting listrik, Jumat (26/2) sore. Syukur tak sampai makan korban jiwa.

Insiden ini menimpa dua warung makan milik Buriyono, 45, dan Budianto, 41, warga setempat. Saat itu warung dalam keadaan tutup diduga karena ditinggal pemiliknya salat Jumat. Tak lama kemudian kepulan asap tiba-tiba keluar dari warung milik Buriyono. Disusul kobaran api.

Kondisi warung yang kosong membuat api tak terpantau. Si jago merah merembet ke warung makan milik Budianto, yang berdempetan dan terus membesar. Warga yang melihat kejadian menghubungi Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo.

“Titik terjadinya kebakaran berada di perbatasan antara Kabupaten Probolinggo dengan Situbondo. Saat itu, kondisi warung sedang kosong tak ada pemiliknya,” ujar Humas Damkar Kabupaten Probolinggo Sholehuddin, Sabtu (27/6).

Karena tempat kejadian kebakaran dekat objek vital, berupa PLTU Paiton, tim damkar berusaha mempecepat proses pemadaman. Tak tanggung-tanggung, tiga tim damkar diturunkan. Di antaranya, Damkar Kabupaten Probolinggo, Damkar PLN Paiton, dan Damkar Kabupaten Situbondo.

Mereka bahu-membahu melakukan pemadaman. Dengan menyemprotkan air ke pusat kebakaran. Syukur api bisa segera dipadamkan.

Sholehuddin mengatakan, dari keterangan yang dihimpun dari saksi dan melihat kondisi warung yang terbakar, diduga penyebab kebakaran karena korsleting listrik.

“Butuh waktu satu jam untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa. Pemilik warung mengalami kerugian total ditaksir Rp 35 juta,” jelasnya. (ar/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#binor #paiton #probolinggo #warung