Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Atap Dapur Pondok di Maron-Probolinggo Disapu Angin, Begini Kondisinya

Inneke Agustin • Senin, 15 Juni 2026 | 08:55 WIB
CEK LANGSUNG: TRC BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan asesmen di Pondok Pesantren Raudlatul Istiqomah, Desa Suko, Kecamatan Maron, Sabtu (13/6). (BPBD KABUPATEN PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)
CEK LANGSUNG: TRC BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan asesmen di Pondok Pesantren Raudlatul Istiqomah, Desa Suko, Kecamatan Maron, Sabtu (13/6). (BPBD KABUPATEN PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)

MARON, Radar Bromo- Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jumat (12/6), membawa bencana. Dapur Pondok Pesantren Raudlatul Istiqomah di Desa Suko, rusak.

Anggota BPBD Jawa Timur Hayat mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.20. Saat itu wilayah setempat diguyur hujan deras disertai angin kencang. Menyebabkan sejumlah lembar atap berbahan asbes dapur pondok putra terlepas dan terbawa angin. “Akibat hujan lebat dan angin kencang,” ujarnya.

Mendapat laporan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung melakukan asesmen. Mendata kerusakan sekaligus menyalurkan bantuan logistik. “Kami melakukan asesmen ke lokasi dan menyerahkan bantuan logistik sebagai bentuk penanganan awal pascakejadian,” ujarnya.

Petugas TRC BPBD Kabupaten Probolinggo Mahrus Ali mengatakan, dapur terdampak itu luasnya sekitar 5 meter kali 7 meter. Berdasarkan hasil pendataan, lima lembar asbes beserta sebagian kayu penyangga rusak akibat diterjang angin.

Syukur tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Saat insiden berlangsung, dapur diketahui sedang tidak digunakan untuk aktivitas memasak.

Mahrus menambahkan, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 5 juta. Kendati sebagian atap rusak, aktivitas memasak masih dapat berjalan dengan memanfaatkan area dapur yang atapnya masih utuh.

“Dapur masih bisa digunakan. Sementara kegiatan memasak hanya digeser ke bagian yang masih memiliki atap sehingga operasional pondok tidak terganggu secara signifikan,” ujarnya. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#kencang #rusak #angin #Maron #hujan