Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Desa Glagah di Pakuniran Probolinggo Prioritaskan Pavingisasi Jalan Lingkungan

Didik Purwanto • Senin, 15 Juni 2026 | 07:35 WIB
UKUR LANGSUNG: Kepala Desa Glagah Abdur Rahman (jongkok) bersama Tim Monev di lokasi Pembangunan Pavingisasi Dusun Krajan RT/RW 3/1. (Foto : Didik Purwanto/Jawa Pos Radar Bromo)
UKUR LANGSUNG: Kepala Desa Glagah Abdur Rahman (jongkok) bersama Tim Monev di lokasi Pembangunan Pavingisasi Dusun Krajan RT/RW 3/1. (Foto : Didik Purwanto/Jawa Pos Radar Bromo)

ANGGARAN pembangunan desa tahun 2026 mengalami pemangkasan cukup signifikan. Walau begitu, Pemerintah Desa (Pemdes) Glagah, Kecamatan Pakuniran tetap berupaya menjaga pembangunan infrastruktur agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Di tahun ini, sejumlah proyek jalan lingkungan menjadi prioritas. Perbaikan jalan lingkungan ini masih dilakukan untuk mendukung akses masyarakat.

Di antaranya pembangunan pavingisasi di Dusun Krajan RT/RW 3/1 sepanjang 130 meter dengan lebar 2,5 meter yang menelan anggaran Rp 50,4 juta dari Dana Desa. Selain itu, pavingisasi juga dilakukan di Dusun Krajan RT/RW 8/1 dengan anggaran Rp 20,6 juta. Pemdes juga menyiapkan pembangunan jalan lapen dan tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Krajan RT/RW 9/1 yang akan dibiayai melalui Dana Afirmasi.

Kepala Desa Glagah Abdur Rahman mengatakan, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan komitmen pemdes untuk terus membangun. Menurutnya, dana yang tersedia harus dimanfaatkan seefektif mungkin agar tetap memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Anggaran pembangunan sekarang memang banyak mengalami pemangkasan sehingga pelaksanaannya tidak bisa maksimal. Namun harapan kami, dana yang sedikit ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Abdur Rahman menambahkan, Desa Glagah juga berpeluang memperoleh tambahan anggaran afirmasi dari pemkab sebesar Rp 100 juta pada Oktober mendatang. Selain itu, proposal bantuan pengaspalan senilai Rp 100 juta yang diajukan melalui jalur aspirasi dewan juga dikabarkan berpeluang terealisasi.

Terkait pilihan pavingisasi, metode tersebut lebih sesuai dengan kondisi lingkungan setempat. Sebelumnya, ruas jalan yang sama pernah dibangun dengan rabat beton, namun tidak bertahan lama akibat faktor genangan air.

“Paving memiliki daya serap lebih baik sehingga ketahanan jalannya lebih awet dibanding rabat beton,” pungkasnya.

BANTUAN PANGAN: Kepala Desa Glagah Abdur Rahman membersamai penerima bantuan pangan dipendopo Desa Glagah. (Foto : Didik Purwanto/Jawa Pos Radar Bromo)

BANTUAN PANGAN: Kepala Desa Glagah Abdur Rahman membersamai penerima bantuan pangan dipendopo Desa Glagah. (Foto : Didik Purwanto/Jawa Pos Radar Bromo)

Bantuan Pangan Disambut Antusias

Saat harga sejumlah kebutuhan pokok banyak yang naik, bantuan pangan yang disalurkan pemerintah menjadi angin segar bagi ratusan warga Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran. Program tersebut dinilai mampu meringankan beban masyarakat, terutama keluarga yang masuk kategori rentan secara ekonomi.

Tahun ini, sebanyak 898 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.

Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan keluarga.

ANTUSIAS: Ibu-ibu antusias mengajak anaknya mengikuti kegiatan posyandu balita di Dusun Krajan, Desa Glagah. (Foto : Didik Purwanto/Jawa Pos Radar Bromo)

ANTUSIAS: Ibu-ibu antusias mengajak anaknya mengikuti kegiatan posyandu balita di Dusun Krajan, Desa Glagah. (Foto : Didik Purwanto/Jawa Pos Radar Bromo)

Kepala Desa Glagah Abdur Rahman mengatakan, program bantuan pangan menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah yang manfaatnya sangat dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Menurutnya, warga menyambut bantuan tersebut dengan penuh syukur karena mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga.

“Bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Beras 20 kilogram dan minyak goreng empat liter sangat membantu, apalagi saat harga kebutuhan pokok cenderung naik,” ujarnya.

Salah seorang penerima bantuan, Aminah, 60, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Warga tersebut menilai bantuan pangan sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami di saat harga bahan pangan naik,” katanya.

Selain program bantuan pangan, Pemerintah Desa Glagah juga tetap menjalankan berbagai program sosial lainnya. Di antaranya penyaluran BLT Dana Desa kepada lima keluarga penerima manfaat serta program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) untuk satu unit rumah milik Sadina, warga Dusun Nyatok RT/RW 8/2.

Di bidang kesehatan, desa mengalokasikan anggaran Rp 164,8 juta untuk mendukung kegiatan posyandu. Program tersebut melayani sekitar 450 balita dan 40 ibu hamil, termasuk pemberian makanan tambahan (PMT) guna meningkatkan status gizi masyarakat.

Abdur Rahman berharap seluruh program pembangunan yang telah berjalan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga. "Mari bersama ikut menjaga dan merawat seluruh fasilitas serta hasil pembangunan desa agar manfaatnya dapat dirasakan bersama dalam jangka panjang," ajaknya. (dik/fun/*)

RENCANA PEMBANGUNAN TAHUN 2026

·         Pembangunan Pavingisasi  Dusun Krajan

·         Pembangunan Pavingisasi Dusun Krajan

·         PembangunanJalan Lapen dan TPT Dusun Krajan

·         RTLH 1 Unit di Dusun Nyatok

·         BLT DD 5 KPM

·         Posyandu untuk Balita dan Ibu Hamil

Editor : Abdul Wahid
#desa glagah #transparansi desa #kecamatan pakuniran