KRAKSAAN, Radar Bromo - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo mulai menjajaki pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) tahun ini. Tahapan awal sudah dimulai dengan terbentuknya susunan kepanitiaan. Namun prosesnya belum bisa berjalan penuh lantaran anggaran hibah dari pemerintah daerah.
Ketua panitia Musorkab dipercayakan kepada Wakil Ketua III KONI Kabupaten Probolinggo Suhud. Menurut Suhud, terbentuknya kepanitiaan menjadi langkah awal untuk mempersiapkan agenda penting organisasi olahraga ini. Hanya saja, sejauh ini kepanitiaan belum mengantongi surat keputusan (SK) resmi, sehingga gerak persiapan masih terbatas.
“Kepanitiaan belum tancap gas dalam prosesnya, karena belum ada SK,” katanya.
Belum turunnya SK itu, kata Suhud, berkaitan erat dengan anggaran pelaksanaan Musorkab. Masih menunggu pencairan hibah dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo. “Kami mau berkegiatan masih menunggu anggaran dari Disporapar,” katanya.
Terkait jadwal pelaksanaan Musorkab, Suhud mengaku belum bisa memastikan. Namun direncanakan berlangsung dalam waktu dekat. “Terpenting masih menunggu anggaran dari Disporapar,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi mengatakan, proses hibah untuk KONI masih tahap verifikasi administrasi. Proposalnya telah diverifikasi sebelum diteruskan ke Inspektorat untuk di-review.
“Hasil review dari Inspektorat ini ada beberapa yang perlu dilengkapi. Sudah kami berikan kepada KONI. Sampai saat ini belum ada informasi lagi dari KONI terkait perbaikannya,” jelas Heri.
Bila dokumen perbaikan telah dilengkapi, proses selanjutnya akan kembali diajukan ke Inspektorat dan Bagian Hukum. Kemudian, akan diteruskan ke bupati untuk pengesahan penerimaan hibah. Heri mengatakan, anggaran Musorkab akan menggunakan dana hibah KONI yang masih dalam proses pengajuan dan penyelesaian administrasi. (mu/rud)
Editor : Fahreza Nuraga