Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Usulkan Tebing Ambrol Sungai Kertosono di Jalan Panglima Sudirman Kraksaan ke Pemprov Jatim

Agus Faiz Musleh • Senin, 11 Mei 2026 | 07:04 WIB

 

RAWAN: Tebing Sungai Kertosono di Kelurahan Sidomukti, Kraksaan yang ambrol dan belum dibenahi. (Foto: Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)
RAWAN: Tebing Sungai Kertosono di Kelurahan Sidomukti, Kraksaan yang ambrol dan belum dibenahi. (Foto: Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)

 

KRAKSAAN, Radar Bromo–Kerusakan tebing di tepi selatan ruas Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, diusulkan untuk mendapat penanganan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengajukan anggaran sebesar Rp 60 juta untuk penanganan permanen berupa pemasangan batu penahan.

Tebing ambrol tersebut diketahui terjadi pada awal tahun 2026 lalu. Kondisinya sempat mengkhawatirkan lantaran berada di sisi jalan utama yang memiliki intensitas lalu lintas cukup tinggi di wilayah Kota Kraksaan.

Kepala Dinas PUPR Hengki Cahjo Saputra mengatakan, usulan bantuan penanganan telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar kerusakan tidak semakin meluas. “Untuk penanganan tebing ambrol di Kelurahan Sidomukti sungai kertosono itu sudah kami usulkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Menurut Hengki, anggaran yang diajukan sebesar Rp 60 juta. Dana tersebut rencananya digunakan untuk pemasangan batu sebagai penguat tebing agar tidak kembali longsor saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

“Anggaran yang diusulkan sekitar Rp 60 juta. Penanganannya berupa pemasangan batu untuk memperkuat bagian tebing yang ambrol,” katanya.

Ia menjelaskan, langkah penanganan perlu segera dilakukan karena lokasi ambrol berada cukup dekat dengan badan jalan. Jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan dikhawatirkan melebar dan dapat mengganggu akses lalu lintas masyarakat.

Selain itu, kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu hujan dengan intensitas tinggi juga menjadi perhatian tersendiri. Sebab, aliran air dapat mempercepat pengikisan tanah di sekitar lokasi ambrol.

“Karena posisinya berada di tepi jalan utama, tentu harus segera ditangani agar tidak membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.

Saat ini, Pemkab Probolinggo masih menunggu tindak lanjut dari Pemprov Jawa Timur terkait usulan anggaran tersebut. Dinas PUPR berharap penanganan bisa segera direalisasikan sehingga kerusakan tidak berkembang semakin parah.

Sementara itu, masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Panglima Sudirman diimbau tetap berhati-hati, terutama saat hujan turun. Sebab, area di sekitar tebing masih rawan terjadi longsoran kecil akibat kondisi tanah yang belum stabil. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#sungai #kertosono #pemkab probolinggo #Tebing ambrol