Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bupati Probolinggo Gus Haris Evaluasi Tim Percepatan Pembangunan Daerah, Alasannya Tak Disangka

Agus Faiz Musleh • Rabu, 29 April 2026 | 09:13 WIB
Bupati Probolinggo Moh Harris
Bupati Probolinggo Moh Harris

 

KRAKSAAN, Radar Bromo - Setelah terpilih menjadi Bupati Probolinggo, Moh Haris membentuk Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Probolinggo.

Tim ini berfungsi memberikan arah dan masukan kebijakan, termasuk mendorong optimalisasi peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Belakangan tersiar kabar TP2D dibekukan. Kabar ini dibantah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto.

Dia menegaskan bahwa TP2D tetap berjalan, hanya tengah dalam proses evaluasi untuk meningkatkan efektivitas perannya.

Menurut Ugas, keberadaan TP2D diharapkan terus memberikan masukan strategis kepada bupati, terutama dalam mengarahkan kebijakan pembangunan daerah.

“TP2D itu memberikan masukan kepada bupati. Saat ini yang dilakukan adalah evaluasi efektivitasnya. Yang jelas tidak dibekukan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, ke depan peran TP2D akan lebih difokuskan pada ranah perencanaan. Hal ini untuk menghindari tumpang tindih fungsi dengan perangkat daerah lainnya.

“Ada batas-batasnya. Jadi masuk pada perencanaan. Kalau sebelumnya memang agak masuk ke pelaksanaan,” ujarnya.

Baca Juga: Ditetapkan Bupati-Wabup Probolinggo Terpilih, Gus Haris-Lora Fahmi Siapkan Program 100 Hari Kerja, Bentuk TP2D, Ini Prioritasnya

Lebih lanjut, Ugas menuturkan bahwa Surat Keputusan (SK) TP2D tidak memiliki batas masa jabatan tertentu.

Selama masih dibutuhkan oleh kepala daerah, tim tersebut akan tetap digunakan. “SK TP2D itu tidak ada masa jabatan. Sepanjang masih digunakan oleh bupati, ya tetap berjalan,” imbuhnya.

Sejauh ini TP2D ikut memberi masukan kepada bupati. “Masukan kepada bupati itu mengarahkan. Termasuk bagaimana Bappeda bisa lebih optimal. Kemarin memang ada sampai masuk pada pelaksanaan,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa struktur personel TP2D masih lengkap dan akan dimaksimalkan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi). “Personelnya ada, tinggal bagaimana memaksimalkan tupoksinya,” tambahnya.

Sebagai informasi, TP2D Kabupaten Probolinggo diketuai oleh Khoirul Anwar. Sementara anggota tim meliputi Ahmad Fawaid dan Hamim Wajdi.

Tim ini juga diperkuat sejumlah konsultan ahli dari kalangan akademisi, yakni Moh Fadli, Fadhilah Putra, Ahmad Taufiq, M Noer Fadli Hidayat, serta Nur Hamim.

Dengan evaluasi yang tengah berjalan, diharapkan TP2D dapat semakin tajam dalam memberikan rekomendasi kebijakan.

Sekaligus memperkuat perencanaan pembangunan di Kabupaten Probolinggo agar lebih terarah dan efektif. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#pemkab probolinggo #TP2D #bupati probolinggo #gus haris