KRAKSAAN, Radar Bromo - Masyarakat di Desa Sumbercenteng, Kecamatan Kotaanyar kini bisa lega. Proyek penanganan jalan yang ambrol di desa sekitar sudah hampir rampung. Hingga Senin (27/4), progres pembangunan akses vital penghubung Kecamatan Kotaanyar-Pakuniran itu telah mencapai 90 persen.
Perbaikan yang sempat dikeluhkan warga karena memutus total jalur distribusi dan mobilitas kini tinggal menyisakan tahap akhir. Bronjong serta pemasangan box culvert sebagai struktur utama penahan dan pengatur aliran air telah selesai dikerjakan.
“Pekerjaan utama sudah selesai. Tinggal urugan dan pemadatan saja,” ujar Kepala PUPR Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahjo Saputra, saat dikonfirmasi, Senin (27/4).
Menurut Hengki, proses urugan ditargetkan selesai dalam dua hari ke depan. Setelah itu, tahapan pemadatan akan menjadi fokus lanjutan agar jalan benar-benar siap dilalui secara optimal.
“Untuk urukan, Insyaallah dua hari lagi selesai. Saat ini akses masyarakat sebenarnya sudah bisa dilewati, meski masih terbatas,” tambahnya.
Seiring dengan itu, masyarakat yang sebelumnya harus memutar cukup jauh kini mulai bisa bernapas lega. Jalur tersebut sudah dapat difungsikan, meskipun pengerjaan belum sepenuhnya tuntas.
Baca Juga: Perbaikan Jalan Sumbercenteng di Pakuniran Probolinggo yang Ambrol Terkendala Boks Culvert
Namun, untuk tahap akhir berupa pengaspalan, pihaknya masih harus menunggu perubahan APBD. Tanpa itu, proses finishing belum bisa dilakukan.
“Pemadatan dengan aspal masih menunggu perubahan anggaran. Jadi sementara ini kami maksimalkan yang bisa dikerjakan lebih dulu. Guna akses masyarakat dapat berjalan,” jelas Hengki.
Seperti diberitakan sebelumnya, jalan di Desa Sumbercenteng ambrol sejak Minggu (22/2) dini hari. Adanya lubang besar dan melumpuhkan akses antarkecamatan. Penanganan sempat tersendat karena menunggu produksi box culvert yang membutuhkan waktu cukup lama.
Kini, dengan progres yang hampir rampung, harapan masyarakat untuk kembali beraktivitas normal semakin dekat terwujud. Pemerintah optimistis proyek tersebut segera tuntas sepenuhnya dalam waktu dekat.
“Yang jelas, kami kebut agar segera selesai dan bisa dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat,” pungkasnya. (mu/fun)
Editor : Moch Vikry Romadhoni