PAJARAKAN, Radar Bromo - Aksi kejahatan jalanan menjadi perhatian serius jajaran Polres Probolinggo. Untuk menekan aksi tersebut Polisi rutin melakukan patroli di wilayah rawan.
Aksi kejahatan jalanan seperti kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dikeluhkan masyarakat.
Pasalnya dalam melakukan aksi kejahatan ini, pelaku tidak segan-segan melukai korbannya.
Ini membuat masyarakat merasa khawatir khususnya saat melintasi jalan sepi dengan penerangan yang sangat minim.
“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk tindak kejahatan. Khususnya curas dan curanmor yang sangat meresahkan masyarakat,” kata Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif.
Untuk menekan kejahatan jalanan tersebut, pihaknya bersama dengan polsek jajaran turun melaksanakan patroli.
Patroli ini dilakukan pada jam rawan di wilayah yang berpotensi menjadi lokasi kejahatan jalanan. Penyisiran juga dilakukan pada wilayah-wilayah titik rawan.
Pengembangan kasus juga dilakukan petugas terhadap pelaku kejahatan jalanan yang telah berhasil dibekuk.
Pengembangan ini dilakukan untuk memberantas serta memutus jaringan kriminalitas dan menekan aksi kejahatan jalanan kembali terjadi.
“Untuk pelaku yang sudah diamankan, kami masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam jaringan kejahatan yang lebih luas,” bebernya.
Latif menambahkan peranan masyarakat untuk menjaga lingkungan sangat penting. Karena itulah masyarakat diimbau untuk menggalakkan siskamling.
Sistem keamanan ini dinilai efektif untuk mencegah potensi terjadinya kriminalitas di lingkungan tempat tinggal.
Masyarakat juga diminta untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwajib. Apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggalnya.
“Kami akan terus meningkatkan patroli serta operasi penindakan guna menekan angka kriminalitas,” pungkasnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid