Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Anggarkan Rp 2,1 M Rupiah untuk Lampu Penerangan di Jalan Kabupaten Probolinggo

Achmad Arianto • Selasa, 24 Maret 2026 | 13:12 WIB
MASIH MINIM: Penerangan di ruas Jalan Dr. Sutomo, Kecamatan Kraksaan. Dishub telah menyediakan anggaran untuk penambahan PJU. (Foto : Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
MASIH MINIM: Penerangan di ruas Jalan Dr. Sutomo, Kecamatan Kraksaan. Dishub telah menyediakan anggaran untuk penambahan PJU. (Foto : Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

 

KRAKSAAN, Radar Bromo - Tahun ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo menganggarkan Rp 2,1 miliar rupiah untuk menambah PJU jaringan listrik di ruas jalan yang masih gelap. Alokasi itu ditujukan untuk  ruas yang belum terpasang sama sekali PJU.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kabupaten Probolinggo Windardi mengatakan bahwa penambahan PJU pada ruas jalan memang menjadi salah satu prioritas pembangunan.

“Penambahan PJU juga untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” katanya. Untuk merealisasikan rencana tersebut, dishub telah menganggarkan Rp 2,1 miliar. Uang tersebut nantinya dibagi menjadi dua spesifikasi PJU yang akan di realisasikan.

Diantaranya Rp 1,4 miliar akan direalisasikan berupa PJU jaringan listrik dengan lampu 60 watt dengan tinggi tiang 7 meter. Lampu tersebut akan dipasang menyebar di seluruh Kabupaten Probolinggo.

Dengan target titik pemasangan di tempat wisata, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, serta ruas jalan yang menghubungkan dengan ibu kota kecamatan. “Anggarannya lebih besar karena sasaran pemasangan PJU nya juga banyak,” ucapnya.

Sementara anggaran sebesar Rp 700 juta akan direalisasikan berupa PJU jaringan listrik lampu 90 watt dengan tinggi tiang 7 meter. PJU ini nantinya akan dipasang di ruas jalan sekitar Kecamatan Kraksaan.

Windardi menambahkan, PJU jaringan dipilih setelah melakukan dua pertimbangan. Mulai dari harganya yang lebih ekonomis, juga mudah dalam hal pemeliharaan.

Walaupun demikian PJU yang telah ditentukan tersebut tidak mengurangi kualitas paparan cahaya lampu pada ruas jalan.

“Setelah dipastikan titik pemasangan dan jumlah unit yang dibutuhkan. Nantinya PJU akan direalisasikan secara bertahap,” pungkasnya. (ar/fun)

Editor : Fandi Armanto
#jalan kabupaten probolinggo #pemkab problinggo #pju bangil