BANYUANYAR, Radar Bromo - Sepekan sudah air dari saluran Perumdam Tirta Argapura rusak karena longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mengirim air bersih di Dusun Runggeng, Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar.
Kepala Pelaksana BPBD Oemar Sjarief mengatakan bahwa pengiriman air bersih dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi bahwa pipanisasi air bersih terganggu.
Sehingga air tidak mengalir sampai rumah warga. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan mengecek ke lokasi.
Saat dicek, diketahui bahwa air tidak mengalir. Sehingga banyak warga yang mengambil air dari sumber air terdekat. Atau mengambil air dari dusun lain yang tidak terdampak.
“Kami mendapatkan laporan sekaligus meminta untuk pengiriman air bersih. Air dari PDAM tidak mengalir sampai rumah warga,” katanya Selasa (17/3).
Petugas TRC - BPBD menggunakan mobil tangki berkapasitas 6.000 liter. Air bersih kemudian di didistribusikan pada 16 kepala keluarga di RT 14/RW 1, Dusun Runggeng, Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar.
Ribuan liter air tersebut ditempatkan dalam beberapa tempat. Mulai dari tandon air, tong, timba, hingga jerigen.
Air bersih tersebut diberikan sesuai dengan kebutuhan kepala keluarga yang terdampak. Namun demikian jika pipanisasi air bersih belum normal. Air bersih bisa kembali disalurkan.
“Jumlah air bersih yang dikirimkan menyesuaikan kebutuhan warga. Selanjutnya kami akan lakukan pemantauan,” bebernya.
Kabag Teknik Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo Agus Hariyanto mengatakan bahwa pipanisasi air bersih terganggu karena pipa penyalur air yang berada di Desa Pedagangan, Kecamatan Tiris rusak terdampak longsor.
Akibatnya beberapa pelanggan tidak teraliri air. Wilayah terdampak putusnya pipa air ini meliputi Desa Liprak Kidul dan Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar. Lalu Desa Rejing, Kecamatan Tiris, dan Desa Bulujaran Lor, Kecamatan Tegalsiwalan.
“Rusaknya pipa mulai seminggu yang lalu. Untuk wilayah terdampak tidak seluruh desa. Tetapi beberapa KK dalam satu dusun,” ucapnya saat dikonfirmasi.
Sejak mendapatkan laporan air tidak mengalir ke pelanggan, petugas Perumdam Tirta Argapura sejatinya telah berupaya memperbaiki pipa. Tetapi medan yang berat dan terjal serta masih seringnya hujan di lokasi pipa rusak membuat perbaikan berjalan lamban. Walaupun demikian perbaikan tetap dilakukan secepat mungkin.
“Perbaikan sudah mencapai 85 persen. Kami targetkan paling lambat besok sudah mengalir,” tandasnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid