KRAKSAAN, Radar Bromo - Babak penyisihan Kompetisi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 se-Kabupaten Probolinggo, resmi digelar.
Hari ini (2/3), ajang gelaran Jawa Pos Radar Bromo bersama BMB Air-LANGGA, ini diikuti 1.171 peserta.
Ribuan peserta itu berasal dari 93 lembaga SD dan SMP sederajat. Baik negeri maupun swasta se-Kabupaten Probolinggo. Namun kompetisi ini khusus siswa kelas V dan VI SD/MI serta kelas VIII dan IX SMP/MTs.
Dalam babak penyisihan, peserta akan mengerjakan masing-masing 20 soal bahasa Indonesia dan 20 soal matematika. Setiap mata pelajaran harus mereka selesaikan dalam waktu 45 menit.
Terhitung mulai pukul 10.00-12.00. para peserta akan mengerjakan soal menggunakan handphone atau laptop yang terhubung dengan jaringan internet di sekolah masing-masing.
“TKA ini menjadi sarana pemetaan kemampuan akademik siswa secara terukur. Kami ingin menghadirkan ruang kompetisi yang sehat dan jujur, sekaligus membantu sekolah dan orang tua melihat potret capaian belajar anak secara objektif,” ujar Direktur Jawa Pos Radar Bromo H.A. Suyuti.
Dari babak penyisihan ini, panitia akan memilih 200 peserta terbaik melalui sistem pe-ranking-an.
Masing-masing 100 siswa jenjang SD dan 100 siswa jenjang SMP. Mereka akan melaju ke babak final yang dijadwalkan digelar pada Senin (9/3).
Perwakilan BMB Air-LANGGA Probolinggo Roudlatul Jannah mengatakan, ada sejumlah poin penting dari hasil rapat koordinasi bersama koordinator sekolah yang digelar Jumat (28/2).
“Server hanya dibuka pukul 10.00 hingga 12.00. Peserta harus mulai persiapan minimal satu jam sebelum pengerjaan. Tidak ada simulasi karena server digunakan khusus untuk kompetisi dan hanya satu kali pengerjaan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kestabilan jaringan internet serta memastikan perangkat dalam kondisi siap pakai, termasuk baterai penuh. Peserta diperbolehkan menggunakan tablet, laptop, atau perangkat sejenis selama memiliki koneksi internet memadai.
Raudlatul menambahkan, sistem tetap menyimpan jawaban apabila peserta tidak sengaja keluar atau membuka tab lain. Waktu pengerjaan akan terus berjalan, sehingga peserta dapat masuk kembali tanpa kehilangan jawaban.
“Jika sudah menyelesaikan soal matematika, peserta bisa langsung beralih ke soal bahasa Indonesia tanpa login ulang. Jika ada kendala, segera koordinasi dengan koordinator sekolah atau melalui grup peserta. Kami juga mengimbau peserta tidak mencoba login sebelum waktu yang telah ditentukan,” pesannya. (dik/rud)
Editor : Fahreza Nuraga