PAITON, Radar Bromo –Gara-gara sopirnya mengantuk dan alami microsleep, sebuah pikap hilang kendali. Pikap lalu menabrak bangunan di tepi jalan raya pantura Desa Jabung, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu pagi (1/3).
Akibat dari kecelakaan tersebut, dua orang pejalan kaki mengalami luka-luka dan harus dirawat ke RSUD Waluyo Jati.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 07.10. Bermula saat sebuah pikap Daihatsu Granmax bernomor polisi W 8893 DX yang dikemudikan oleh Muhammad Irkhamni, 34, warga Desa Setrohadi, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.
Di dalam pikap itu juga ada kernet Moh. Shobiri, 36, warga Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Pikap tersebut melaju dari arah timur menuju barat. Sesampainya di lokasi kejadian, sopir diduga kurang konsentrasi lantaran mengalami microsleep.
Akibatnya, kendaraan yang dikemudikan tersebut hilang kendali. Lalu oleng ke kiri turun ke bahu jalan.
Kencangnya laju kendaraan kemudian menabrak toko sembako, barber shop dan warung jual ayam serta dua pejalan kaki.
“Kecelakaan terjadi saat pikap melaju dengan kecepatan tinggi kemudian hilang kendali,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama.
Polisi yang mengetahui kecelakaan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Lalu, melaksanakan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
Dari informasi yang telah dihimpun kecelakaan tersebut diduga kuat terjadi karena sopir mengantuk.
Aditya menambahkan berdasarkan laporan awal, kecelakaan tersebut mengakibatkan dua pejalan kaki mengalami luka-luka.
Kemudian dibawa ke RSUD Waluyo Jati untuk penanganan medis. Namun sayangnya satu orang dikabarkan meninggal dunia.
“Kabarnya memang ada korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Identitas para korban masih kami himpun dan perkara masih kami selidiki,” jelasnya. (ar/mie)
Editor : Muhammad Fahmi