GENDING, Radar Bromo- Seorang warga Dusun Krajan, Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, To Ani, 55, dilanda bencana. Sabtu (17/1) pagi, rumahnya terbakar hingga nyaris rata dengan tahan. Api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang menyala dan merembet ketika tinggal mencari kerang di laut.
Selama ini, korban tinggal seorang diri di rumah seemi permanen berkerangka kayu dan bambu serta berdinding gedek itu. Ia keluar rumah untuk mencari kerang, sekitar pukul 01.00. Sekitar pukul 04.00, tetangganya yang hendak salat Subuh, melihat api berkobar dari rumah korban.
Spontan tetangga tersebut berteriak dan meminta tolong kepada warga lainnya untuk memadamkan api. Sebab, saat itu rumah korban tak berpenghuni. “Korban tahunya saat pulang dan sudah terbakar,” kata Kepala Desa Pesisir, Sanemo.
Warga bergotong royong berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Warga berusaha memadakan api dari sumbernya. Yakni, di bagian tengah rumah atau bagian kamar. Sekitar satu jam kemudianm, api berhasil dipadamkan. “Diduga api berasal dari obat nyamuk yang menyala kemudian ditinggal,” ujarnya.
Kepala Bidang Pengendalian Bahaya Kebakaran dan Non Kebakaran Satpol PP Kabupaten Probolinggo Andrea Persaulian mengatakan, pihaknya tidak mendapatkan laporan. Menurutnya, rumah semi permanen memang memiliki potensi kebakaran yang cukup tinggi. Khususnya jika ada sumber api atau panas. “Kami tidak mendapatkan laporan maupun aduan kebakaran yang terjadi di Desa Pesisir,” ujarnya. (ar/rud)
Editor : Fahreza Nuraga