DRINGU, Radar Bromo-Sejak pergantian tahun hingga pertengahan Januari, curah hujan terus mengalami peningkatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo meningkatkan kewaspadaan. Potensi bencana dan wilayah rawan terus dilakukan pemantauan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, saat ini adalah periode puncak musim hujan.
Sehingga bencana hidrometeorologi berpotensi masih bisa terjadi, khususnya di wilayah-wilayah rawan. Kewaspadaan terhadap bencana tersebut harus ditingkatkan agar dampak bencana yang ditimbulkannya dapat diminimalisir.
“Saat ini sedang masuk masa puncak musim hujan. Kenali lingkungan sekitar dan segera lakukan tindak lanjut jika ada potensi yang bisa menimbulkan banjir atau bencana lainnya. Waspada itu lebih baik demi keselamatan diri, keluarga dan masyarakat,” katanya.
Bencana hidrometeorologi kerap terjadi saat hujan meliputi cuaca ekstrem dan angin kencang, tanah longsor, banjir, serta gelombang ekstrem.
Tinggi rendahnya potensi bencana sejalan dengan intensitas hujan yang turun di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Ketika turun hujan deras dengan durasi yang cukup lama. Maka potensi bencana tersebut akan menjadi lebih tinggi.
Oleh sebab itu perlu tindakan yang sigap dengan meningkatkan kewaspadaan baik di wilayah dataran tinggi dan dataran rendah. Mulai wilayah hulu hingga ke wilayah hilir.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Zubaidullah menjelaskan, potensi dan jenis bencana yang terjadi dipengaruhi oleh kondisi geografis dan musim.
Karena itu perlu mewaspadai potensi terjadinya bencana hidrometeorologi. Terlebih lagi saat hujan turun dengan intensitas tinggi dan durasinya cukup lama.
Maka koordinasi dilakukan secara intens. Dalam kondisi tersebut petugas TRC juga telah bersiaga saat kondisi hujan deras dengan durasi yang lama.
“Nantinya jika terdapat laporan bahwa ada bencana hidrometeorologi maka petugas akan melakukan tindakan cepat. Mendatangi lokasi kejadian dan melakukan asesmen. Selanjutnya jika ada warga terdampak maka akan dilakukan pemberian logistik kebencanaan,” terangnya. (ar/fun)
Baca Juga: BPBD Kabupaten Probolinggo Sudah Distribusikan Sejuta Liter Air Bersih ke Warga Sepanjang Ini
Editor : Moch Vikry Romadhoni