RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo genap berusia 44 tahun. Selasa (6/1), digelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 RSUD Waluyo Jati di Ruang Asoka lantai III.
Acara berlangsung khidmat dan menjadi momen istimewa dengan kehadiran Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris serta Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ.
Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo didampingi Direktur RSUD Waluyo Jati Dr. dr. Hj. Yessi Rahmawati, Sp.OG(K)., M.H., MKes., FISQua. meresmikan Ruang Catheterization Laboratory (Cathlab) dan Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU).
Ruang Cathlab mendukung berbagai tindakan kardiovaskular intervensi, neurointervensi, dan radiologi intervensi.
Seperti, kateterisasi jantung, penanganan stroke, angiografi pembuluh darah, hingga embolisasi perdarahan. Sementara, ICVCU merupakan ruang perawatan intensif khusus untuk penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah lain seperti stroke.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengaku bersyukur atas perjalanan panjang RSUD Waluyo Jati yang kini telah berusia 44 tahun. Ia berharap rumah sakit ini terus tumbuh dan berkembang mengikuti tuntutan pelayanan kesehatan modern.
“Alhamdulillah, RSUD Waluyo Jati sudah berusia 44 tahun. Besar harapan kami rumah sakit ini terus bertumbuh. Dari sisi pelayanan dan profesionalisme, tidak boleh kalah dengan rumah sakit swasta,” ujarnya.
Bupati menekankan peningkatan mutu pelayanan harus tetap dibarengi dengan kekhasan dan spesifikasi penanganan yang menjadi ciri khas RSUD Waluyo Jati.
“Kami juga selalu mengingatkan, jangan pernah lupa, bahwa Waluyo Jati adalah rumah sakit rakyat,” katanya.
Menurutnya, RSUD Waluyo Jati bukan sekadar bangunan fisik yang megah. Tetapi juga menjadi tempat harapan disandarkan dan doa dipanjatkan oleh masyarakat. Mereka berharap peningkatan kualitas hidup, kesembuhan, dan kesehatan.
“RSUD Waluyo Jati memberikan peran yang cukup besar dalam hal itu,” jelasnya.
Bupati berharap RSUD Waluyo Jati secara bertahap terus berbenah. Peresmian Ruang Cathlab dan ICVCU, menurutnya, menjadi salah satu penunjang penting dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Khususnya penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.
“Kami harapkan ke depan, step by step, rumah sakit ini menjadi jauh lebih baik. Cathlab ini akan menjadi penunjang yang sangat luar biasa dan menjadi salah satu spesifikasi yang kami harapkan,” ujarnya.
Direktur RSUD Waluyo Jati Dr. dr. Hj. Yessi Rahmawati, Sp.OG(K)., M.H., M.Kes., FISQua. mengungkapkan, bahwa pada tahun 2025, RSUD Waluyo Jati memperoleh enam paket pekerjaan fisik.
Meliputi pembangunan gedung ruang rekam medik lantai II, ruang ICVCU, kamar jenazah, ruang sitotoksik untuk peracikan obat kemoterapi, door loop dua lantai, serta pavingisasi area belakang rumah sakit.
“Untuk ICVCU, insyaallah peralatannya sudah lengkap dan saat ini sedang kami tata agar dapat segera difungsikan. Sementara itu, mesin Cathlab sudah tersedia, namun perizinannya masih dalam proses. Termasuk kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Mengingat layanan ini bersifat khusus dan berbiaya tinggi, kami tetap mengikuti seluruh administrasi dan prosedur yang berlaku. Layanan ini juga telah didukung oleh tiga dokter spesialis jantung,” jelasnya.
Dalam rangkaian peringatan HUT ke-44 RSUD Waluyo Jati, turut diserahkan sejumlah penghargaan.
Di antaranya, penghargaan pegawai berprestasi, penghargaan kepada bidang dan bagian berdasarkan persentase keikutsertaan dalam e-learning antikorupsi, serta penghargaan bagi pemenang lomba video konten layanan kesehatan yang bertemakan layanan BPJS.
Rumah sakit juga memberikan cenderamata kepada pegawai purnatugas dan pegawai yang mutasi. (uno/*)
Editor : Moch Vikry Romadhoni