KRAKSAAN, Radar Bromo - Libur tahun baru membuat permintaan darah di Kabupaten Probolinggo banyal.
Bahkan stok darah yang dimiliki oleh Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo cukup terbatas. Sampai Senin (5/1) stok darah yang ada diperkirakan hanya cukup selama satu minggu.
“Stok darah yang ada saat ini aman untuk seminggu kedepan. Donor darah mobile dan layanan donor darah di kantor juga terus kami layani,” beber Kepala UDD PMI Kabupaten Probolinggo dr. Adi Nugroho.
UDD PMI mencatat pada Senin pagi, persediaan darah meliputi Whole Blood (WB) atau darah lengkap.
Meliputi golongan darah A tersedia 18 kantong, golongan darah B tersedia 23 kantong, golongan darah O tersedia 27 kantong. Kemudian golongan darah AB tersedia 5 kantong.
Sementara Packed Red Cell (PRC) atau sel darah merah memiliki stok diantaranya golongan darah A tersedia 5 kantong, golongan darah B tersedia 98 kantong, golongan darah O tersedia 58 kantong. Serta golongan darah AB tersedia 4 kantong.
Dari semua golongan darah yang tersedia golongan darah AB stoknya begitu terbatas dan kerap menipis. Hal ini disebabkan pemilik gol darah AB memang tergolong sedikit.
Stok darah tersebut tetap disiapkan untuk kebutuhan pasien yang membutuhkan. Demi memastikan stok darah terus tersedia UDD PMI rutin melakukan kegiatan donor darah.
Stok darah yang tersedia juga digunakan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari pemenuhan kebutuhan darah untuk pasien yang jumlahnya tidak dapat diprediksi. UDD rutin mendroping darah pada Bank Darah Rumah Sakit (BDRS).
Upaya ini dilakukan untuk memenuhi stok darah pada rumah sakit. Dengan demikian rumah sakit dapat langsung memberikan darah kepada pasien saat kondisi darurat.
UDD PMI Kabupaten Probolinggo secara berkala melakukan evaluasi stok darah yang tersedia.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan stok darah siap untuk digunakan oleh pasien.
Selain itu juga melakukan upaya pengadaan stok darah dengan melakukan aksi donor darah.
Baik aksi donor darah secara mobile maupun melalui pelayanan di kantor UDD PMI Kabupaten Probolinggo.
“Kami lakukan pengecekan persediaan stok darah secara berkala. Agar stok darah untuk pasien yang membutuhkan dapat terpenuhi,” kata Kepala UDD PMI Kabupaten Probolinggo dr. Adi Nugroho. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid