Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Desa Kedung Dalem Dringu di Probolinggo Wujudkan Desa Mandiri dengan Perkuat Ketahanan Pangan

Inneke Agustin • Jumat, 5 Desember 2025 | 13:05 WIB
SEHAT: Operator Desa Kedung Dalem, Ahmad Danial saat mengecek sapi yang menjadi salah satu ketahanan pangan di Desa Kedung Dalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Kamis (4/12).
SEHAT: Operator Desa Kedung Dalem, Ahmad Danial saat mengecek sapi yang menjadi salah satu ketahanan pangan di Desa Kedung Dalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Kamis (4/12).

DESA Kedung Dalem, Kecamatan Dringu, terus memperkuat komitmennya mewujudkan desa mandiri dan masyarakat yang lebih sejahtera.

Desa dengan jumlah penduduk sekitar 1.800 kepala keluarga ini, Pemerintah Desa (Pemdes) kini fokus mengelola dana desa untuk sektor ekonomi masyarakat melalui program ketahanan pangan yang dipilih berdasarkan kebutuhan dan potensi lokal.

Program ketahanan pangan tersebut diwujudkan melalui pengembangan beberapa komoditas yang dekat dengan keseharian warga sekaligus mudah untuk dibudidayakan.

Pemdes menetapkan sejumlah komoditas unggulan, yakni pemeliharaan ikan lele, lima ekor sapi, 15 ekor kambing, serta sekitar 2.000 ekor bebek. Seluruh kegiatan budi daya ditempatkan di beberapa dusun, yaitu Dusun Kademangan, Dusun Kedung Bajul, dan Dusun Kronggengan.

Kepala Desa Kedung Dalem, Sumartono menyampaikan bahwa pemilihan sektor tersebut bukan tanpa pertimbangan.

KETAHANAN PANGAN: Operator Desa Kedung Dalem, Ahmad Danial (kanan) saat di lokasi kandang kambing yang menjadi ketahanan pangan di Desa Kedung Dalem, Kecamatan Dringu.
KETAHANAN PANGAN: Operator Desa Kedung Dalem, Ahmad Danial (kanan) saat di lokasi kandang kambing yang menjadi ketahanan pangan di Desa Kedung Dalem, Kecamatan Dringu.

Seluruh komoditas dipilih karena sesuai dengan minat masyarakat dan telah dikenal dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, proses pengelolaan diyakini dapat berjalan lebih mudah dan memberikan hasil yang optimal.

“Kami memilih sektor yang dekat dengan masyarakat. Menyesuaikan kebutuhan dan minat warga, sehingga perawatannya lebih mudah dan hasilnya bisa maksimal,” ujar Sumartono.

Ia menambahkan, program ketahanan pangan ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan ekonomi.

Tetapi juga mampu menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PAD) di masa mendatang. Selain itu, budi daya ini membuka peluang untuk menyerap tenaga kerja lokal.

“Sementara ini bebek dan lele sudah pernah panen. Alhamdulillah, sudah ada hasil dan seluruhnya dikelola melalui BUMDes. Ke depan, program ini terus kami evaluasi agar hasil dan keuntungan bagi desa bisa semakin baik,” jelasnya.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Desa Kedung Dalem menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang, mendorong kemandirian ekonomi, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh warganya.

DUKUNG OLAHRAGA: Kepala Desa Kedung Dalem, Sumartono bersama Pendamping Kecamatan Dringu, Ali Sujoko mengecek pengecekan pembangunan pagar di proyek rehabilitasi lapangan sepak bola di Kedung Dalem.
DUKUNG OLAHRAGA: Kepala Desa Kedung Dalem, Sumartono bersama Pendamping Kecamatan Dringu, Ali Sujoko mengecek pengecekan pembangunan pagar di proyek rehabilitasi lapangan sepak bola di Kedung Dalem.

Tingkatkan Fasilitas Publik

 

DESA Kedung Dalem sebagai desa mandiri terus berupaya agar masyarakat dapat hidup lebih sejahtera melalui penguatan berbagai sektor, termasuk pembangunan infrastruktur yang merata.

Tahun ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Kedung Dalem melakukan sejumlah peningkatan fasilitas publik yang diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan desa.

Salah satu pembangunan yang menjadi fokus tahun ini adalah rehabilitasi lapangan sepak bola yang terletak tepat di belakang balai desa.

Lapangan berukuran sekitar 50 x 100 meter tersebut sebelumnya mengalami kondisi bergelombang karena kerap dilintasi kendaraan dan digunakan warga sebagai tempat berlatih mengemudi. Kini, lapangan tersebut telah diratakan dan diperbaiki sehingga lebih layak digunakan.

“Lapangan ini nantinya dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga dan lokasi perkemahan,” ujar Kepala Desa Kedung Dalem, Sumartono.

Untuk menjaga kualitas lapangan, pemdes juga memasang pembatas di sisi utara agar kendaraan tidak lagi bisa masuk ke area tersebut. Selain itu, lapangan akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti kamar mandi dan ruang ganti.

Fasilitas ini memungkinkan lapangan digunakan untuk mini soccer sekaligus membuka peluang menambah Pendapatan Asli Desa (PADes).

“Dengan fasilitas yang lebih lengkap, lapangan ini sangat potensial untuk mini soccer. Bukan tidak mungkin ke depan juga bisa berkontribusi terhadap PAD desa. Pembatas kendaraan juga diperlukan agar pertandingan tidak terganggu,” tambah Sumartono.

Selain lapangan, Pemdes Kedung Dalem juga mempersiapkan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Dusun Kronggengan. Menurut Pendamping Kecamatan Dringu, Ali Sujoko, pembangunan TPS berukuran 8 x 15 meter ini dijadwalkan mulai dikerjakan pada minggu depan. Fasilitas tersebut dirancang untuk menampung sampah dari pasar, rumah tangga, hingga aktivitas rumah sakit.

“Selama ini belum ada tempat pembuangan sampah di sini, sehingga warga terpaksa menitipkan sampah ke desa tetangga. InsyaAllah, dengan adanya TPS ini, masyarakat bisa memanfaatkannya secara optimal,” jelas Ali.

TPS tersebut juga akan dilengkapi sistem pemilahan sampah organik dan anorganik. Dengan demikian, pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih baik dan tidak menimbulkan penumpukan maupun bau tidak sedap.

Pembangunan infrastruktur lainnya yang juga menjadi perhatian adalah pemasangan bronjong di tebing Sungai Kedunggaleng.

Bronjong sepanjang 50 meter dengan tinggi 2 meter ini dibangun melalui bantuan PAK Jasmas untuk mencegah potensi longsor yang sebelumnya menjadi kekhawatiran warga. Lokasi tersebut juga cukup vital karena berada dekat area pemakaman umum.

“Sebelumnya tanah di sekitar tebing mudah tergerus saat banjir dan rawan longsor. Setelah dibronjong, kondisi tanah kini lebih aman,” ujar Ali.

Dengan rangkaian pembangunan infrastruktur ini, Desa Kedung Dalem terus menunjukkan kemajuan pesat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat. (gus/fun/*)

Editor : Fandi Armanto
#kecamatan dringu #transparansi desa #Desa Kedung Dalem