Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Unhasa Genggong Wisuda 608 Mahasiswa, Setelah Lulus Diharap Bisa Bantu Pemerintah Atasi Masalah Kesehatan

Jamaludin Uno • Jumat, 28 November 2025 | 14:25 WIB
WISUDA: Sebanyak 608 wisudawan Unhasa di kukuhkan langsung oleh KH. Moh. Hasan Mtawakkil Alallah, di Gedung Islamic Center, Kraksaan.
WISUDA: Sebanyak 608 wisudawan Unhasa di kukuhkan langsung oleh KH. Moh. Hasan Mtawakkil Alallah, di Gedung Islamic Center, Kraksaan.

KRAKSAAN, Radar Bromo - Universitas Hafshawaty Zainul Hasan (Unhasa) Genggong, Kabupaten Probolinggo kembali melahirkan tenaga kesehatan baru.

Pada prosesi wisuda yang digelar Kamis (27/11), sebanyak 608 mahasiswa resmi dikukuhkan di Gedung Islamic Center 27/11), Kraksaan.

Kehadiran mereka diharapkan dapat mendukung pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan kesehatan.

Seperti stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB) yang hingga kini masih membutuhkan perhatian khusus.

Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas konsistensi Unhasa dalam mencetak tenaga kesehatan berkualitas.

Menurutnya, sektor kesehatan di Kabupaten Probolinggo masih menghadapi sejumlah tantangan serius yang membutuhkan kontribusi nyata dari para tenaga kesehatan muda.

“Unhasa ini salah satu penyedia pendidikan kesehatan yang sudah terbukti kualitasnya. Spesialisasinya memang di bidang kesehatan dan kita masih punya banyak pekerjaan rumah di bidang kesehatan,” ujar Gus Haris-panggilan Bupati Probolinggo

Ia menjelaskan, beberapa persoalan utama yang masih perlu mendapatkan perhatian adalah tingginya angka stunting, serta AKI dan AKB yang memerlukan intervensi lebih kuat.

Gus Haris berharap para lulusan Unhasa dapat mengambil peran strategis dalam menekan berbagai indikator tersebut.

“Kita butuh mereka, para lulusan ini, agar betul-betul bisa berperan di tengah masyarakat. Tidak hanya di Kabupaten Probolinggo, tetapi juga di daerah asal masing-masing. Karena wisudawan Unhasa ini tidak hanya berasal dari Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Haris juga mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan mengapresiasi Unhasa yang mampu kembali meluluskan ratusan tenaga kesehatan.

“Semoga ilmunya membawa berkah dan barokah, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, KH. Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah, Ketua Yayasan Hafshawaty Pesanten Zainul Hasan Genggong menyampaikan harapan agar para lulusan Unhasa memperoleh ilmu yang penuh berkah, manfaat, dan mampu diamalkan di tengah masyarakat.

“Ilmu yang diperoleh harus diwujudkan secara nyata demi kebaikan dan kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.

Kiai Mutawakkil menambahkan, lulusan Unhasa tidak hanya dibekali kompetensi akademik, tetapi juga nilai-nilai kepesantrenan. “Mudah-mudahan lulusan Unhasa yang sekaligus santri Pesantren Zainul Hasan Genggong menjadi perawat-perawat yang santri dan bidan-bidan yang santri,” tuturnya.

Ratusan wisudawan Unhasa berasal dari enam program studi (Prodi) Fakultas Ilmu Kesehatan. Meliputi D3 Keperawatan, S1 Keperawatan, Profesi Ners, S1 Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan, serta S1 Farmasi Klinik dan Komunitas. (uno/fun)

Editor : Abdul Wahid
#pajarakan #kabupaten probolinggo #Unhasa Genggong