KRAKSAAN, Radar Bromo - Aroma tak sedap tercium dari puluhan kios pupuk bersubsidi di Kabupaten Probolinggo. Panitia Kerja (Panja) pupuk subsidi DPRD Kabupaten Probolinggo kembali menemukan sederet kejanggalan yang dinilai cukup serius.
Temuan itu langsung membuat panja bersiap mengambil langkah tegas.
Ketua panja pupuk subsidi Muchlis mengungkapkan, pihaknya belum dapat membeberkan detail permasalahan dari masing-masing kios.
Namun ia menegaskan bahwa benang merah persoalan mengarah pada sektor finansial.
“Kami belum bisa membeberkan secara spesifik apa permasalahan yang ada di masing-masing kios. Namun yang jelas, garis besarnya ialah perihal keuangan yang ada di masing-masing kios,” ujarnya.
Karena itu, puluhan kios tersebut akan dipanggil secara resmi untuk menjalani proses klarifikasi.
Pemanggilan massal ini disiapkan sebagai langkah awal mengurai persoalan yang telah teridentifikasi.
“Panja pupuk bakal memanggil puluhan kios tersebut,” tegas Muchlis.
Nantinya, klarifikasi ini menjadi pintu penentu masa depan para kios tersebut. Jika ditemukan pelanggaran serius, bukan tidak mungkin rekomendasi penutupan akan dijatuhkan.
“Tidak menutup kemungkinan jika hasil klarifikasi yang dilakukan akan berdampak pada penutupan kios. Dengan pertimbangan permasalahan yang terjadi telah dinilai akut oleh Panja dan Pupuk Indonesia,” jelasnya.
Muchlis menambahkan, tahun ini sudah ada kios yang dicabut izinnya oleh Pupuk Indonesia (PI) karena terbukti menyalahi aturan.
“Kios tersebut diketahui bermasalah. Tahun ini ada sekitar 30 an kios yang di tutup karena bermasalah," katanya. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid