Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Semarak Peringatan HKN ke-61 di Kabupaten Probolinggo: Jaga Sinergitas Seluruh Fasilitas Kesehatan-Tenaga Kesehatan

Jamaludin Uno • Kamis, 20 November 2025 | 05:15 WIB

 

EKSHIBISI: Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo, M.MKes. menggiring bola dalam pertandingan ekshibisi Fun Mini Soccer.
EKSHIBISI: Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo, M.MKes. menggiring bola dalam pertandingan ekshibisi Fun Mini Soccer.

RANGKAIAN peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Probolinggo, digelar dengan semarak.

Rabu (19/11), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar tiga pertandingan olahraga yang melibatkan para tenaga kesehatan (nakes) dan pegawai dari fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan dibuka dengan apel bersama. Disusul pertandingan ekshibisi fun mini soccer di Lapangan Perumahan PLN Nusantara Power di Kecamatan Paiton.

Para pemain ekshibisi bukan orang sembarangan. Di antaranya, ada kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo, para kepala puskesmas dari Labkesda, hingga perwakilan pimpinan rumah sakit.

Selain fun mini soccer, ada dua pertandingan lain. Yakni, bulu tangkis dan tenis meja yang digelar di aula perumahan setempat.

TENIS MEJA: Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Wahyu Utami, S.KM., M.MRS.  (kanan) mengikuti pertandingan tenis meja.
TENIS MEJA: Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Wahyu Utami, S.KM., M.MRS. (kanan) mengikuti pertandingan tenis meja.

Suasana di dalam aula tak kalah riuh. Dentingan kok dan ritme cepat permainan bulu tangkis dan tenis meja disambut tepuk tangan dan teriakan dukungan dari masing-masing suporter.

Tiga cabang olahraga (cabor) ini dipertandingkan dalam dua kategori, putra dan putri.

Selain dari Dinkes, peserta berasal dari 33 puskesmas, RSUD Waluyo Jati, RSUD Tongas, serta empat rumah sakit swasta. Yakni, RS Rizani, RS Graha Sehat, RSIA Fatimah, dan RS Wonolangan.

PENUH ENERGI: Setiap pertandingan berlangsung seru, suporter dari masing-masing tim tak kalah heboh.
PENUH ENERGI: Setiap pertandingan berlangsung seru, suporter dari masing-masing tim tak kalah heboh.

Antusiasme peserta begitu terlihat. Menjadikan suasana pertandingan terasa hidup, penuh energi, dan sportivitas.

Untuk menjaga profesionalitas, pertandingan dipimpin oleh wasit-wasit berpengalaman dari Askab PSSI Probolinggo, komunitas bulu tangkis, dan komunitas tenis meja di Kabupaten Probolinggo.

Seluruh cabor menggunakan sistem gugur, sehingga setiap pertandingan berlangsung sengit dan menarik untuk disaksikan.

Kemeriahan begitu menggema di seluruh venue pertandingan. Sorak penonton, semangat para pemain, serta kebersamaan antarnakes menjadikan rangkaian lomba ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat kekompakan dan silatiurahmi dalam memperingati HKN ke-61.

“Hari ini kita merayakan HKN dengan berolahraga bersama jajaran bidang kesehatan. Tema HKN tahun 2025 adalah Generasi Sehat, Masa Depan Hebat. Tema ini juga kita selaraskan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo yaitu Sejahtera, Amanah, Religius, dan Eksis Berdaya Saing (SAE),” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan.

BULU TANGKIS: Para nakes tidak hanya cekatan dalam melayani pasien, mereka juga piawai dalam bermain bulu tangkis.
BULU TANGKIS: Para nakes tidak hanya cekatan dalam melayani pasien, mereka juga piawai dalam bermain bulu tangkis.

Dokter Hariawan mengatakan, Dinkes memiliki tugas penting mendukung program prioritas Bupati-Wakil Bupati.

Dalam misi ketiga ada Program SAE Kesehatan. Dengan salah satu indikator utama yang ingin dicapai adalah peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Salah satu ukuran keberhasilanya adalah meningkatnya usia harapan hidup masyarakat. Saat ini usia harapan hidup masyarakat Kabupaten Probolinggo masih di angka 69 koma sekian tahun. Kami berharap dalam lima tahun kepemimpinan beliau, angka ini bisa melampaui provinsi bahkan nasional. Bisa mencapai 75 tahun ke atas,” jelasnya.

MINI SOCCER: Meski berlangsung sengit, para pemain tetap menjunjung tinggi sportivitas.
MINI SOCCER: Meski berlangsung sengit, para pemain tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Dokter Hariawan menambahkan, kekompakan dan sinergitas dari seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Probolinggo, mulai rumah sakit milik pemerintah, rumah sakit swasta, maupun puskesmas, menjadi modal penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Dengan semangat bersama yang hari ini ditunjukkan, kita bahu-membahu untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Probolinggo. Semoga usia harapan hidup masyarakat kita semakin baik dan semakin meningkat,” ujarnya.

Sebelumnya, rangkaian peringatan HKN ke-61 di Kabupaten Probolinggo, juga dimeriahkan dengan kegiatan bakti sosial bersama organisasi profesi kesehatan di lingkungan Pesantren Zainul Hasan Genggong. Serta, lomba Balita Sehat di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa. (uno/*)

Editor : Muhammad Fahmi
#hari kesehatan nasional #hkn #Sinergitas #probolinggo