KREJENGAN, Radar Bromo – Musim hujan sudah mulai datang. Pemerintah Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, semakin gencar menggalakkan kegiatan kerja bakti massal.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup bersih dan peduli lingkungan.
Kegiatan kerja bakti digelar rutin setiap minggu, melibatkan seluruh perangkat desa, hingga warga setempat.
Fokusnya antara lain memotong rumput liar, membersihkan saluran air, serta menyingkirkan tumpukan sampah dan genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Kepala Desa Patemon, Baginda Purnomo, mengatakan bahwa kerja bakti ini bukan sekadar kegiatan kebersihan, melainkan gerakan bersama untuk menjaga kesehatan lingkungan.
"Kami tidak ingin kasus DBD meningkat di desa saat musim hujan. Pencegahan paling efektif adalah menjaga kebersihan sejak dini. Karena itu, kami ajak warga untuk turun langsung membersihkan lingkungan mereka sendiri. Ini pun dilakukan di tempat pemakaman umum desa,” ujar Baginda.
Ia menegaskan, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan penyakit.
Pemerintah desa hanya bisa memfasilitasi dan menggerakkan, namun keberhasilan tetap bergantung pada partisipasi warga.
“Kalau lingkungan bersih, nyamuk tidak punya tempat berkembang biak. Jadi, ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” tambahnya.
Selain membersihkan lingkungan, pemerintah desa juga mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, menutup tempat penampungan air, dan menguras bak mandi secara berkala.
“Hal-hal kecil seperti itu sering disepelekan, padahal sangat berpengaruh. Kami berharap kebiasaan hidup bersih bisa menjadi budaya warga Patemon,” ujarnya.
Baginda menuturkan, semangat gotong royong warga Patemon patut diapresiasi. Setiap kegiatan kerja bakti selalu diikuti dengan antusias, bahkan banyak warga yang membawa peralatan sendiri dari rumah.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat kompak. Ada yang bawa cangkul, sabit, karung, bahkan air minum untuk sesama. Inilah bukti bahwa semangat kebersamaan masih kuat di desa kami,” ungkapnya dengan bangga.
Pemerintah Desa Patemon berkomitmen menjaga keberlanjutan kegiatan ini. Selain mencegah DBD, kerja bakti juga diharapkan dapat memperindah wajah desa dan mempererat hubungan antarwarga.
“Kalau lingkungan bersih, hati juga tenang. Kami ingin Patemon jadi desa yang sehat, hijau, dan guyub rukun,” pungkas Baginda. (mu/fun)
Editor : Fandi Armanto