Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemerintah Desa Karangren, Kecamatan Krejengan Kembangkan Ternak Kambing melalui BUMDes

Agus Faiz Musleh • Selasa, 9 September 2025 | 11:00 WIB
SUMBER PAD: Kepala Desa Karangren Subandi (dua dari kanan) melihat ternak yang dikembangkan melalui program ketahanan pangan.
SUMBER PAD: Kepala Desa Karangren Subandi (dua dari kanan) melihat ternak yang dikembangkan melalui program ketahanan pangan.

PEMERINTAH Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warganya. Salah sautnya dengan memaksimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pembangunan infrastruktur.

Salah satu program unggulan Pemerintah Desa Karangren adalah pengembangan ternak kambing. Peternakan ini dikelola melalui BUMDes Lancar Jaya. Sejauh ini ada enam ekor kambing yang dibudi daya.

Kepala Desa Karangren Subandi mengatakan, pengembangan usaha ternak kambing ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan desa. Sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“BUMDes Lancar Jaya saat ini sedang merintis usaha peternakan kambing. Meski masih kecil, hanya 6 ekor, kami yakin usaha ini bisa berkembang dan memberikan manfaat untuk warga. Harapan kami ke depan, usaha ini bisa membantu perekonomian masyarakat Karangren,” ujar Subandi.

Selain itu, pemerintah desa juga serius membenahi sejumlah infrastruktur desa. Salah satunya pembangunan jalan rabat beton yang menghubungkan lahan usaha tani dengan permukiman warga di Dusun Klekean RT 1/RW 4. Jalan ini sangat penting bagi petani yang setiap hari mengangkut hasil panennya.

KARANGREN: Seorang pekerja menggarap pembangunan rabat beton jalan di Dusun Krajan, Desa Krangren.
KARANGREN: Seorang pekerja menggarap pembangunan rabat beton jalan di Dusun Krajan, Desa Krangren.

“Dengan adanya rabat beton, akses masyarakat semakin mudah. Hasil pertanian bisa cepat diangkut ke pasar tanpa terkendala jalan rusak. Ini bagian dari komitmen kami membangun desa dari bawah,” katanya.

Ada pembangunan jalan menggunakan paving yang dilakukan di beberapa titik strategis. Seperti di sekitar Polindes Dusun Krajan dan jalur utama Dusun Krajan. Pembangunan jalan ini diharapkan bisa menunjang kenyamanan dan kesehatan lingkungan warga.

Dengan langkah-langkah ini, Desa Karangren berupaya menyeimbangkan pembangunan ekonomi melalui BUMDes dan peningkatan fasilitas umum melalui pembangunan fisik.

“Kami ingin pembangunan di Desa Karangren, tidak hanya fokus pada ekonomi. Tetapi, juga memperhatikan infrastruktur yang menunjang aktivitas warga,” ujar Subandi. (mu/rud/*)

 

Bantu Warga dengan BLT dan Program RTLH

PEMERINTAH Desa Karangren, terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu melalui berbagai program bantuan. Baru-baru ini, pemerintah desa menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Desa Karangren Subandi mengatakan, penyaluran bantuan merupakan bentuk perhatian pemerintah desa dalam meringankan beban ekonomi masyarakat. Terutama di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang tak menentu.

BANTU WARGA: Kepala Desa Karangren Subandi berfoto bersama para penerima BLT DD.
BANTU WARGA: Kepala Desa Karangren Subandi berfoto bersama para penerima BLT DD.

“BLT ini diberikan kepada 10 KPM yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit membantu kebutuhan sehari-hari mereka. Desa hadir bukan hanya untuk pembangunan fisik, tapi juga memastikan warganya tidak tertinggal secara ekonomi,” kata Subandi.

Selain BLT, pemerintah desa juga menjalankan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk tiga warga. Program ini menjadi prioritas karena kondisi rumah layak huni sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat.

“Di Desa Karangren, masih ada warga yang rumahnya jauh dari standar layak. Dengan adanya RTLH, kami membantu tiga keluarga untuk memperbaiki rumahnya. Harapan kami, mereka bisa tinggal dengan lebih nyaman, sehat, dan aman,” harapnya.

Program BLT dan RTLH ini disambut baik oleh warga. Mereka menilai langkah pemerintah desa sangat membantu. Terutama bagi masyarakat kecil yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Dengan bantuan ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Subandi mengatakan, pemerintah desa akan terus berupaya mengoptimalkan program-program yang prorakyat. “Kami ingin memastikan semua warga Desa Karangren, bisa merasakan manfaat pembangunan, baik dari segi infrastruktur maupun bantuan sosial. Karena tujuan utama pembangunan desa adalah kesejahteraan bersama,” ujarnya. (mu/rud/*)

 

 

 

Editor : Ronald Fernando
#transparansi desa #desa karangren kecamatan krejengan