PEMERINTAH Desa Opo-Opo, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, terus memperkuat program ketahanan pangan. Salah satunya mengembangkan peternakan domba yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Putra Berkah Mandiri.
Pemerintah Desa Opo-Opo mengalokasikan 20 persen dana desa untuk Program Ketahanan Pangan. Salah satunya yang terus dikembangkan adalah peternakan domba. Sejauh ini, ada 50 ekor domba yang dibudi daya.
Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ganda. Baik dari sisi ketahanan pangan maupun peningkatan perekonomian warga.
Sekretaris Desa Opo-Opo Sopyan mewakili Kepala Desa Muhaimin Asyatta mengatakan, program ini merupakan wujud komitmen pemerintah desa dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. “Sebanyak 20 persen dana desa kami alokasikan untuk ketahanan pangan. Salah satunya untuk peternakan domba. Saat ini ada 50 ekor yang dikelola langsung oleh BUMDes Putra Berkah Mandiri,” jelasnya
Menurutnya, peternakan domba ini tidak hanya menjadi cadangan pangan. Tetapi, juga berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat jika dikembangkan lebih lanjut. “Harapan kami, ke depan domba-domba ini bisa berkembang biak dan menjadi usaha yang berkelanjutan. Tidak hanya untuk kebutuhan pangan, tapi juga untuk mendukung perekonomian warga,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Desa Opo-Opo juga tetap menjalankan program bantuan langsung tunai dari dana desa. Tahun ini ada 32 keluarga penerima manfaat (KPM). Ada juga program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Ada tiga unit rumah yang diperbaiki. “Semua program ini kami jalankan secara bertahap. Sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Sopyan.
Dengan berbagai langkah ini, Pemerintah Desa Opo-Opo menargetkan ketahanan pangan warganya semakin kuat. Sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.
Bangun Jalan Baru, Akses Permukiman Makin Mudah
Pemerintah Desa Opo-Opo tahun ini kembali melanjutkan pembangunan infrastruktur berupa jalan baru. Yakni, jalan tembus menuju Blok Madinah, Dusun Darungan. Jalan ini menjadi akses menuju permukiman 48 kepala keluarga.
Kepala Desa Opo-Opo Muhaimin Asyatta melalui Sekretaris Desa Opo-Opo Sopyan mengatakan, pembangunan jalan baru ini sudah dilakukan sejak tahun lalu. Tahun lalu dibangun sepanjang 1 kilometer lebih. “Tahun ini, kami lakukan (bangun) sekitar setengah kilometer. Insyaallah tahun depan bisa dirampungkan seluruhnya,” ujarnya.
Menurutnya, jalan ini sangat penting karena merupakan satu-satunya akses menuju Blok Madinah. Sebelumnya, warga hanya bisa melalui jalan setapak. “Dulu sepeda saja susah lewat. Sekarang kendaraan roda empat sudah bisa masuk. Ini kemajuan besar bagi warga Blok Madinah,” kata Sopyan.
Setelah pembangunan jalan baru selesai, pemerintah desa berencana merabat jalan ini agar semakin kokoh dan nyaman dilintasi. “Semua ini kami lakukan demi pemerataan pembangunan. Akses jalan yang baik sangat penting karena akan berdampak langsung terhadap aktivitas perekonomian dan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Selain terus membangun, pemerintah desa tak lupa untuk bersyukur. Beberapa waktu lalu, digelar Kadesa sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan ke-80 RI. Berbagai perlombaan digelar dalam perayaan tersebut. “Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi. Dengan kegiatan ini, kami berharap kerukunan antarwarga untuk memajukan desa dapat tercapai,” doanya. (mu/rud/*)
Editor : Fahreza Nuraga