KRAKSAAN, Radar Bromo- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, H. Muhammad Zubaidi, M.Pd.I menyerap beragam aspirasi masyarakat dalam masa reses Tahap III Masa Sidang III Tahun Anggaran 2025.
Selama masa reses itu, ia mengunjungi enam titik lokasi dan mencatat banyak kebutuhan mendesak masyarakat.
Mulai dari perbaikan jalan, distribusi pupuk bersubsidi, layanan kesehatan, hingga penyaluran program bantuan sosial.
Salah satu aspirasi utama yang disuarakan warga adalah perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah.
Menanggapi hal ini, Zubaidi menyampaikan bahwa Pemkab Probolinggo tengah menyiapkan solusi inovatif berupa pembangunan pabrik paving berbahan limbah padat dari pembakaran batu bara atau Fly Ash Bottom Ash (FABA) di PLTU Paiton.
“Dengan pabrik paving berbahan FABA, kita bisa mempercepat perbaikan jalan tanpa membebani anggaran secara berlebihan. Ini solusi efisien, terutama untuk jalan-jalan yang rusak dan bersifat mendesak,” ujar politisi, yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo tersebut.
Masalah distribusi pupuk bersubsidi juga menjadi keluhan. Warga mengeluhkan harga pupuk yang tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).
Zubaidi mendorong masyarakat melapor jika menemukan penyimpangan, karena DPRD sudah membentuk Panja Pupuk untuk mengawasi hal ini.
“Persoalan pupuk memang kompleks. Tapi kami terus mendorong perbaikan data RDKK agar distribusinya sesuai kebutuhan. Kelompok tani dan PPL harus terlibat aktif agar program berjalan tepat sasaran,” tegasnya.
Keluhan lain muncul terkait penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Warga menilai program ini masih perlu pengawasan agar benar-benar menyasar keluarga miskin.
Zubaidi menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan dirangkum dan diperjuangkan sesuai daerah pemilihan (dapil) masing-masing oleh anggota Fraksi Gerindra dan PKS.
“Reses ini menjadi sarana penting menyerap suara rakyat, sekaligus sebagai ajang silaturahmi dengan konstituen. Semua aspirasi ini akan kami rangkum dalam laporan hasil reses,” katanya.
Dalam masa reses itu, Zubaidi juga menyampaikan program prioritas nasional Presiden RI, Prabowo Subianto. Seperti penguatan ketahanan pangan, pembentukan koperasi merah putih, efisiensi anggaran, hingga program makan bergizi gratis (MBG).
Termasuk program strategis Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris. Diantaranya rencana pembangunan rumah sakit di Maron, revitalisasi Alun-Alun Kraksaan, layanan Sae Law Care, serta kebijakan afirmasi Rp 100 juta per desa mulai 2026.
Serta, rencana pembangunan pabrik paving dan subsidi pupuk bagi daerah penghasil tembakau di 6 kecamatan. (uno/fun)
Editor : Abdul Wahid