Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Warga Patemon Krejengan di Probolinggo Meninggal Setelah Diduga Tenggak Minuman Diduga Anggur, Begini Kata Keluarga

Agus Faiz Musleh • Sabtu, 28 Juni 2025 | 06:04 WIB
JADI ATENSI: Pihak kepolisian, Satgas Miras, dan keluarga korban YPH bertemu di rumah Kades Patemon, Jumat (27/6). Keluarga memastikan YPH meninggal bukan karena minum miras.
JADI ATENSI: Pihak kepolisian, Satgas Miras, dan keluarga korban YPH bertemu di rumah Kades Patemon, Jumat (27/6). Keluarga memastikan YPH meninggal bukan karena minum miras.

KREJENGAN, Radar Bromo – Warga Krejengan, Kabupaten Probolinggo, kembali diguncang isu miras. YPH, 24, asal  Desa Patemon, diduga meninggal akibat mengonsumsi miras Kamis (26/6). Namun, keluarga menepis hal itu.

Keluarga menegaskan, korban meninggal karena sakit. Hanya kebetulan, hal itu terjadi setelah korban minum minuman jenis anggur merah.

Kejadian itu bermula pada Rabu (18/6), saat korban bersama tiga temannya minum minuman jenis anggur merah di wilayah desa setempat, sekitar pukul 20.00.

Baca Juga: Usai Pesta Miras, Dua Warga Probolinggo Meninggal  

Sekitar pukul 23.00, korban pulang dan tidur di rumah orang tuanya di Desa Karanggeger, Pajarakan. 

Saat itu, korban berkali-kali mengigau. Kamis (19/6), orang tua korban mengabarkan hal itu ke paman korban, Misbahul, 52, di Patemon. Sebab, korban selama ini memang diasuh pamannya.

Korban pun dibawa pulang ke rumah pamannya. Namun, dua hari di rumah pamannya, kondisi korban masih sama. Korban masih sering mengigau. Bahkan, sesekali mengamuk dan merusak barang-barang di rumah.

Korban akhirnya dibawa ke Puskesmas Krejengan. Dari puskesmas, korban dirujuk ke RSJ Dr. Rajiman Wediodiningrat Lawang, Kabupaten Malang.

Korban sempat dirawat intensif di tempat itu. Namun, Kamis (26/6) korban dinyatakan meninggal.

Baca Juga: Pesta Miras Renggut Dua Nyawa di Krejengan Probolinggo Dibahas di RDP, Ini Tuntutan Warga-BPD

Saat meninggal, keluarga sempat bertanya kepada dokter penyebab korban meninggal. Dokter menjelaskan, korban diduga meninggal karena beberapa hal.

Pertama, karena tekanan darah korban tidak stabil. Kedua, karena radang otak yang diderita korban. Terakhir, karena imun korban rendah sebab selama perawatan tidak makan empat hari.

“Dari keterangan dokter, meninggal karena penyakit yang diderita, bukan karena miras,” tegas Misbahul, paman korban, Jumat (27/6).

Pihak keluarga pun menyayangkan kabar bahwa korban meninggal karena minum miras. Sebab, anggur merah yang diminum korban bukan miras yang kadar alkoholnya tidak diukur.

“Kami sudah legawa dan kejadian ini memang sudah takdir dari yang kuasa. Harapan kami, masyarakat bisa mengerti dan tidak memberi kabar yang berlebihan kepada almarhum, ”katanya.

Kades Patemon Baginda Purnomu menyebutkan, pihaknya telah mengonfirmasi kepada keluarga korban tentang kabar bahwa korban meninggal karena minum miras. Dan keluarga menegaskan bahwa itu tidak benar.

“Keluarga sudah nanya pada dokter di RSJ Lawang. Dan disebutkan meninggal bukan karena miras. Melainkan karena penyakit yang dideritanya,” ujarnya.

Kabar ini juga menjadi atensi Ketua Satgas Miras Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto. Bahkan, Sugeng datang langsung ke Desa Patemon untuk mengetahui kebenaran informasi itu.

“Kami bertemu dengan pihak keluarga dan informasinya yang bersangkutan meninggal karena sakit. Kami akan terus kawal hal-hal yang berkaitan dengan miras. Terutama terhadap pemberantasannya,” ujarnya.

Kapolsek Krejengan Iptu Marudji menyebutkan, pihaknya juga mendatangi rumah keluarga korban untuk memastikan kabar yang beredar di masyarakat. Dan keluarga menyebut, korban meninggal karena sakit.

 “Kami telah meminta keterangan pada keluarga. Keluara menyebut, korban meninggal karena sakit. Sesuai keterangan dokter di RSJ Lawang,” ujarnya. (mu/hn)

Editor : Fandi Armanto
#anggur #kecamatan krejengan #miras #meninggal