Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pria Lansia Ini Nyaris Tewas Diamuk Massa karena Diduga Curi Motor di Pasar Maron, Diikat ke Tiang dan Jadi Sansak Hidup

Agus Faiz Musleh • Kamis, 19 Juni 2025 | 02:19 WIB
DIIKAT DI TIANG: SND terduga pencuri motor di Pasar Maron (kaus hitam) usai kepergok, Rabu (18/6) pagi.
DIIKAT DI TIANG: SND terduga pencuri motor di Pasar Maron (kaus hitam) usai kepergok, Rabu (18/6) pagi.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Suasana di Pasar Maron, Rabu (18/6) pagi mendadak gempar. Ini setelah terjadi aksi pencurian sepeda motor yang nyaris berujung tragis.

Terduga pelakunya adalah SND, 63. Pria lanjut usia  itu bahkan menjadi bulan-bulanan warga setelah dipergoki hendak mencuri motor di area parkir pasar sekitar pukul 05.40.

Sebelum dimassa, warga curiga terhadap gerak-gerik SND yang diketahui berasal dari Kecamatan Krucil.

Begitu ada yang meneriakkan “maling!”, suasana pasar langsung memanas. Dalam waktu singkat, SND dikepung, dihajar, bahkan diikat ke tiang pasar sebagai pelampiasan kemarahan massa.

Beruntung, aparat dari Polsek Maron segera tiba di lokasi dan menyelamatkan pelaku dari situasi yang nyaris berujung fatal.

Iptu Merdhania Pravita Shanty, Kasi Humas Polres Probolinggo mengatakan, SND kedapatan mencoba membobol sepeda motor Honda Vario 150 warna hitam milik seorang warga lokal yang sedang berbelanja di pasar.

Motor tersebut diparkir dalam kondisi terkunci stang dan pelindung kontak tertutup rapat.

“Saat itu terduga pelaku tertangkap tangan mencoba mencongkel pelindung kontak motor menggunakan kunci magnetik palsu,” ungkap Itup Vita.

“Belum sempat membobol kunci utama, aksinya sudah keburu dipergoki warga,” imbuh Vita.

Aksi SND ternyata diketahui SF petugas kebersihan pasar sekaligus ibu pemilik motor. Ia merasa curiga saat melihat SND mengutak-atik motor anaknya.

Ketika SND mengelak dengan mengaku sebagai pemilik kendaraan, SF langsung meneriakkan peringatan kepada warga sekitar.

“Saya tahu itu motor anak saya. Dia ngotot bilang itu motornya, tapi saya yakin dia bohong. Langsung saya teriak maling,” ujar SF kepada petugas.

Massa yang mendengar teriakan itu langsung bereaksi. Mereka menghajar SND hingga wajahnya lebam-lebam, lalu mengikatnya di tiang pasar sebelum akhirnya diamankan oleh petugas kepolisian.

Dari tangan pelaku, polisi menyita alat berupa kunci magnetik palsu yang digunakan untuk membobol motor.

Dalam pemeriksaan awal, SND mengaku beraksi sendirian dan tidak tergabung dalam sindikat pencurian motor. Ia datang ke pasar menggunakan jasa ojek. (mu/fun)

Editor : Fandi Armanto
#curanmor dimassa #maling dimassa #curanmor #polsek maron