KRAKSAAN, Radar Bromo – Suasana di Pasar Maron, Rabu (18/6) pagi mendadak gempar. Ini setelah terjadi aksi pencurian sepeda motor yang nyaris berujung tragis.
Terduga pelakunya adalah SND, 63. Pria lanjut usia itu bahkan menjadi bulan-bulanan warga setelah dipergoki hendak mencuri motor di area parkir pasar sekitar pukul 05.40.
Sebelum dimassa, warga curiga terhadap gerak-gerik SND yang diketahui berasal dari Kecamatan Krucil.
Begitu ada yang meneriakkan “maling!”, suasana pasar langsung memanas. Dalam waktu singkat, SND dikepung, dihajar, bahkan diikat ke tiang pasar sebagai pelampiasan kemarahan massa.
Beruntung, aparat dari Polsek Maron segera tiba di lokasi dan menyelamatkan pelaku dari situasi yang nyaris berujung fatal.
Iptu Merdhania Pravita Shanty, Kasi Humas Polres Probolinggo mengatakan, SND kedapatan mencoba membobol sepeda motor Honda Vario 150 warna hitam milik seorang warga lokal yang sedang berbelanja di pasar.
Motor tersebut diparkir dalam kondisi terkunci stang dan pelindung kontak tertutup rapat.
“Saat itu terduga pelaku tertangkap tangan mencoba mencongkel pelindung kontak motor menggunakan kunci magnetik palsu,” ungkap Itup Vita.
“Belum sempat membobol kunci utama, aksinya sudah keburu dipergoki warga,” imbuh Vita.
Aksi SND ternyata diketahui SF petugas kebersihan pasar sekaligus ibu pemilik motor. Ia merasa curiga saat melihat SND mengutak-atik motor anaknya.
Ketika SND mengelak dengan mengaku sebagai pemilik kendaraan, SF langsung meneriakkan peringatan kepada warga sekitar.
“Saya tahu itu motor anak saya. Dia ngotot bilang itu motornya, tapi saya yakin dia bohong. Langsung saya teriak maling,” ujar SF kepada petugas.
Massa yang mendengar teriakan itu langsung bereaksi. Mereka menghajar SND hingga wajahnya lebam-lebam, lalu mengikatnya di tiang pasar sebelum akhirnya diamankan oleh petugas kepolisian.
Dari tangan pelaku, polisi menyita alat berupa kunci magnetik palsu yang digunakan untuk membobol motor.
Dalam pemeriksaan awal, SND mengaku beraksi sendirian dan tidak tergabung dalam sindikat pencurian motor. Ia datang ke pasar menggunakan jasa ojek. (mu/fun)
Editor : Fandi Armanto