Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jembatan Pajarakan Probolinggo Rusak Lagi, Sekarang Bagian Ini yang Rusak

Achmad Arianto • Senin, 14 April 2025 | 03:35 WIB

 

 

 

 

 

 

 

Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo  DITANDAI: Jembatan Pajarakan yang sudah ditandai.
Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo DITANDAI: Jembatan Pajarakan yang sudah ditandai.

PAJARAKAN, Radar Bromo-Baru Desember tahun lalu Jembatan Pajarakan diperbaiki. Selang empat bulan kemudian, jembatan yang berada di jalur pantura Probolinggo ini, sudah mengalami kerusakan lagi. Jika Desember lalu kerusakan ada di sisi barat, kali ini giliran sisi utara yang rusak,

Jembatan ini diketahui mengalami kerusakan Minggu (13/4). Kerusakan terjadi lantaran bagian beton dan pelat deck patah.

Alhasil, pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat harus berhati-hati saat melintasi jembatan.

Rusaknya jembatan diketahui oleh warga setempat pagi hari. Saat melintas warga melihat sisi utara sebelah timur jembatan Pajarakan terlihat ambles sehingga tidak rata.

Saat dilihat dari dekat rupanya permukaan sudah bongkar. Bahkan bagian bawah jembatan yang merupakan sungai sudah terlihat dari atas.

Spontan warga kemudian memberikan tanda berupa kayu dan bendera dari plastik ditancapkan pada lobang kecil yang ada pada bagian jembatan rusak.

PADAT MERAYAP: Kendaraan yang mengular hingga tujuh kilometer di ruas jalan Pantura tersendat akibat Jembatan Pajarakan yang rusak. Kepadatan kendaraan hingga ke ruas jalan Pantura Desa Klaseman.
PADAT MERAYAP: Kendaraan yang mengular hingga tujuh kilometer di ruas jalan Pantura tersendat akibat Jembatan Pajarakan yang rusak. Kepadatan kendaraan hingga ke ruas jalan Pantura Desa Klaseman.

Alat penanda sengaja dipasang agar pengguna jalan tidak melintasi bagian jembatan yang rusak tersebut.

Mengetahui jembatan rusak warga yang tinggal di sekitar jembatan berinisiatif mengatur lalu lintas. Ini dilakukan agar kerusakan jembatan tidak menjadi lebih parah.

Bahkan warga secara sukarela melakukan buka tutup jalan agar kendaraan yang melintas lebih terkontrol.

“Sejak dua hari yang lalu jembatan sudah tidak rata. Terasa akan ambles dan warga mulai khawatir jembatan akan rusak. Rupanya kekhawatiran itu benar. Tadi pagi (minggu, Red) jembatan benar-benar ambles,” kata warga Kecamatan Pajarakan, Riko, 37.

Hal senada juga dikatakan warga Kecamatan Gending, Arifin, 40, bahwa sisi utara sebelah timur jembatan Pajarakan memang sering dilakukan pemeliharaan.

Beberapa kali bahkan telah dilakukan tambal sulam pada bagian sambungan jembatan dan pada bidang yang saat ini sedang rusak tersebut.

Namun diduga karena memang usia jembatan yang sudah tua. Setelah penggunaan yang lama dan termakan cuaca dan waktu serta tonase kendaraan berat, akhirnya membuat jembatan tidak mampu menopang kendaraan dengan muatan berat lagi.Jembatan yang dibangun pada tahun 1991 ini pun ambles.

“Kalau pemeliharaan sepertinya hampir dilakukan setiap bulan. Tapi untuk kerusakan yang terjadi saat ini, sepertinya membutuhkan waktu perbaikan yang lama. Seperti perbaikan jembatan sisi selatan sebelah barat yang juga pernah patah beberapa waktu lalu,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Bromo bagian atas bidang jembatan yang rusak memang nampak ambles. Artinya permukaan jembatan sedikit mengalami penurunan dan tidak rata.

Pada bidang kerusakan juga terdapat sedikit lobang yang menjorok kebawah sehingga sungai dapat terlihat walaupun samar.

Sementara jika dilihat pada bagian bawah plat dasar jembatan terlihat patah. Hal inilah yang diduga menjadi penyebab menurunnya permukaan bidang jembatan yang rusak.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim Bali Wahyu Wibowo mengatakan, pihaknya telah berencana melakukan perbaikan jembatan yang saat ini rusak. Petugas sudah memberi marking (tanda, Red) pada bidang jembatan yang rusak dan akan diperbaiki.

“Sudah kami cek. Jembatan bukan ambrol tapi ada kerusakan pada bagian beton dan plat deck nya. Nanti malam (minggu, Red) akan diperbaiki,” jawabnya singkat. (ar/fun)

Editor : Abdul Wahid
#jalur pantura #jembatan pajarakan #jembatan rusak #bbpjn