Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Puluhan Jukir di Kabupaten Probolinggo Sudah Dibekali Barcode QRIS

Agus Faiz Musleh • Minggu, 6 April 2025 | 17:00 WIB

 

 

TINGGAL SCAN: Jukir di Kabupaten Probolinggo memperlihatkan QRIS untuk mempermudah pembayaran parkir nonberlangganan.
TINGGAL SCAN: Jukir di Kabupaten Probolinggo memperlihatkan QRIS untuk mempermudah pembayaran parkir nonberlangganan.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo mulai menerapkan sistem pembayaran parkir digital menggunakan QRIS.

Puluhan petugas parkir resmi telah dibekali teknologi ini untuk memudahkan pengunjung dalam melakukan pembayaran retribusi di berbagai titik parkir.

Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo, Edy Suryanto menjelaskan, sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan retribusi parkir. Penerapannya tahun ini.

“Dengan sekali scan barcode QRIS, pengunjung dapat langsung melakukan pembayaran sebesar Rp 2.000. Pembayaran ini akan langsung masuk ke kas daerah tanpa melalui perantara,” ujarnya.

Meski sistem pembayaran digital telah diterapkan, Edy memastikan, pengunjung yang ingin membayar secara tunai tetap bisa melakukannya.

“Kami masih memberikan opsi pembayaran tunai bagi masyarakat yang belum terbiasa dengan transaksi digital. Namun, dengan QRIS, kami berharap lebih banyak masyarakat beralih ke metode pembayaran nontunai karena lebih praktis dan aman,” tambahnya.

Para petugas yang ditugaskan dalam penarikan retribusi parkir ini merupakan petugas resmi dari Dishub Kabupaten Probolinggo.

“Mereka mengenakan seragam resmi saat bertugas, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya petugas parkir ilegal,” tegas Edy.

Terkait target pendapatan dari sektor parkir tahun ini, Edy menyebutkan bahwa angka yang ditetapkan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

Total target retribusi parker nonberlangganan dan berlangganan yaitu di atas Rp 5 miliar lebih.

“Kami optimistis bisa mencapai target tersebut dengan sistem yang lebih tertata dan transparan,” bebernya.

Penerapan sistem QRIS ini diharapkan dapat mengurangi potensi kebocoran retribusi parkir serta meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan fasilitas parkir di Kabupaten Probolinggo. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#jukir #qris #pad kabupaten probolinggo #parkir