Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Lantai Dua di Pasar Semampir Kraksaan Masih Kosong, Pemkab Probolinggo Cari Solusi Penempatan Pedagang

Agus Faiz Musleh • Jumat, 4 April 2025 | 17:30 WIB

 

 

SUDAH BERSIH: Tangga menuju lantai dua Pasar Semampir. Di lantai dua pasar ini hingga sekarang kondisinya masih kosong tidak ada pedagang.
SUDAH BERSIH: Tangga menuju lantai dua Pasar Semampir. Di lantai dua pasar ini hingga sekarang kondisinya masih kosong tidak ada pedagang.

KRAKSAAN, Radar Bromo - Pemerintah Kabupaten Probolinggo telah beberapa kali melakukan penertiban terhadap para pedagang nakal yang berjualan di depan Pasar Semampir.

Mereka diharapkan menempati  lantai dua Pasar Semampir. Tapi hingga kini pedagang masih enggan menempati. Alasannya klise. Lantai dua sepi.       

Kepala Dinas Ketertiban Umum dan Pengelolaan Pasar (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, Taufiq Alami, menyampaikan bahwa awalnya lantai dua Pasar Semampir direncanakan khusus untuk penjual lain, terutama untuk produk baju.  

Namun, kondisi desain lantai dua yang bersifat semi outdoor membuat penempatan barang dagangan menjadi kurang ideal. “Jadi kalau hujan tentu dagangannya bakal kehujanan,” ujar Taufiq Alami.

Pemerintah terus mencari solusi atas permasalahan ini dengan berbagai pendekatan.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, langkah awal yang dilakukan adalah melakukan penertiban terhadap para pedagang yang berjualan di depan pasar.

“Upaya untuk mengisi lantai dua dilakukan dengan penertiban para pedagang nakal agar mereka kembali ke dalam pasar, sehingga pengunjung yang datang akan lebih mudah mengakses seluruh area pasar,” terang Ugas Irwanto.

Pemkab juga berencana menyediakan ruang yang cukup dan nyaman untuk lahan parkir.

Langkah ini diharapkan dapat mengalihkan fokus pedagang dari area luar pasar ke dalam, sekaligus memberikan kemudahan bagi pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi.

“Jika pedagang yang datang ke Pasar Semampir itu turun dari motor dan niat belanja masuk ke pasar, maka sekalipun di lantai dua pasti akan didatangi. Sehingga upaya pertama yang kami lakukan adalah dengan penertiban dulu,” bebernya.

Pemerintah juga telah melakukan penertiban dengan memindahkan pedagang yang biasanya berjualan di depan Pasar Semampir ke dalam area pasar.

Lokasi yang sebelumnya menjadi titik jual para pedagang nakal kini difungsikan sebagai lahan parkir, memberikan ruang yang nyaman dan aman bagi para pengunjung untuk memarkir kendaraan mereka.

Langkah strategis ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan optimal seluruh area pasar serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan bertransaksi di Pasar Semampir. (mu/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#pemkab probolinggo #satpol pp #pedagang #penertiban #pasar